Miranda: Saya layak jadi DGS BI

Senin, 11 Juni 2012 - 20:44 WIB
Miranda: Saya layak...
Miranda: Saya layak jadi DGS BI
A A A
Sindonews.com - Miranda Swaray Goeltom tersangka suap pemenangan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGSBI) menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hampir enam jam lebih diperiksa, Miranda pun keluar dari ruang penyidik. Kepada wartawan Miranda membeberkan sedikit materi pemeriksaan yang baru saja dijalaninya.

"Saya tegas mengatakan,saya adalah yang paling layak sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, karena saya pengalaman," terang Miranda usai diperiksa Kantor KPK Jalan HR Rasuna Said Kuningan Jakarta Senin (11/6/2012).

Mengenai pemberian cek pelawat, Miranda mengaku tidak tahu menahu dan tidak terlibat dalam pemberian tersebut.

"Saya sudah mengikuti pemeriksaan sesuai fakta yang saya tahu. Saya tidak menyuruh siapapun untuk memberikan atau menjanjikan kepada siapupun dalam rangka pemilihan Deputi Gubernur Senior," tegasnya.

Miranda berharap pemeriksaan terhadap dirinya segera cepat selesai. "Berharap fakta yang sebenarnya segera terungkap di persidangan. Saya yakin penahanan saya ini adalah sesuatu hak yang dimiliki oleh KPK, oleh karena itu saya menerima dengan lapang dada. Dan dengan iman kebenaran saya, kebenaran akan terkuak," cetus Miranda optimis.(lin)
()
Berita Terkini
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
KY Bakal Tindak Lanjuti...
KY Bakal Tindak Lanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim
Dugaan Korupsi Pasokan...
Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara, Polri: Negara Rugi Rp5 Triliun Akibat Pemadaman Listrik
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved