DPR minta pengamanan di Papua ditingkatkan

Selasa, 29 Mei 2012 - 17:30 WIB
DPR minta pengamanan...
DPR minta pengamanan di Papua ditingkatkan
A A A
Sindonews.com - Kasus penembakan misterius oleh orang tidak dikenal di Papua terus berlanjut. Para penembak misterius terus membidik orang-orang tidak berdosa menjadi sasaran tembaknya. Tadi siang, sekira pukul 12.00 WIT, seorang warga negara Jerman yang menjadi korban penembakan.

Aksi penembakan dilakukan oleh sekelompok orang tidak dikenal di Pantai Basege, Jayapura, Provinsi Papua. Banyaknya korban jiwa yang berjatuhan, menimbulkan keresahan dan rasa takut warga sekitar.

Ketua DPR RI Marzuki Alie mengatakan, pihak keamanan harus memberikan perhatian khusus atas kasus penembakan warga Jerman dan korban-korban lainnya di tanah Papua. Perhatian itu harus diterapkan dengan pengamanan ekstra ketat dari pihak kepolisian.

"Ada beberapa wilayah yang harus mendapat perhatian khusus soal keamanan oleh aparat keamanan," ujar Marzuki di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (29/5/2012).

Terkait penembakan warga Jerman di Papua, Marzuki meminta pihak kepolisian melakukan pengusutan dan mengejar pelakunya. "Kepolisian paling tahu situasi di sana, soal pelanggaran di Papua. TNI juga tahu berapa jumlah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Polri harus mengkaji dan mencari solusi, sehingga kejadian tersebut tidak terjadi lagi," ungkapnya.

Lebih lanjut, Marzuki menjelaskan, penembakan yang sering terjadi di Bumi Cendrawasih itu tidak terjadi karena kebetulan. Untuk itu, harus diselidiki motifnya. "Salah satunya karena masih ada kelompok yang ingin Papua merdeka. Tapi, kita tidak tahu apakah kejahatan itu untuk mencapai tujuan atau tidak. Itu yang harus diselidiki," terangnya.

Selain peran polisi, Marzuki juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama berperan dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan. "Peran serta masyarakat sangat penting guna menciptakan keamanan. Misalnya, di kampung ada warga baru, masyarakat harus berinisiatif melaporkan tamu tersebut," pungkasnya. (san)
()
Berita Terkini
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved