Mirwan mengaku sudah mundur sebelum dirotasi

Kamis, 24 Mei 2012 - 11:09 WIB
Mirwan mengaku sudah...
Mirwan mengaku sudah mundur sebelum dirotasi
A A A
Sindonews.com - Partai Demokrat sedang merotasi kadernya di parlemen. Salah satunya, Mirwan Amir. Dia sedianya termasuk salah seorang yang digeser dari posisi sebagai Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

Tapi, belum sampai terkena rotasi, Mirwan sudah mengundurkan diri dari jabatannya itu.
"Saya memang sudah berbicara soal pengunduran diri ini sejak awal, jauh sebelum akan ada rotasi," jelasnya di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, Kamis (24/5/2012).

Alasan mengapa dirinya mundur, karena permintaan pihak keluarga. Pihak keluarga meminta agar dirinya mundur dari Banggar, lantaran Banggar seringkali disebut terkait dengan sejumlah kasus.

"Alasannya dari keluarga saya begitu. Bisa jadi itu alasan-alasan karena mungkin merasa janggal. Tapi kalau ada kesalahan dari Banggar kan pimpinan Banggar yang dipanggil. Jadi kalau setiap kesalahan Pimpinan Banggar dipanggil ya enggak lucu," tuturnya.

Mirwan tetap menghargai dan melihat rotasi dilakukan Partai Demokrat merupakan langkah positif. Dia juga mengaku tak melihat ada upaya bersih-bersih di internal Partai Demokrat.
"Saya meminta saya tidak di Banggar, jadi anggota Banggar pun tidak," tukasnya.(lin)
()
Berita Terkini
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Kepala BPOM Dorong ASEAN...
Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved