KPK temukan TPPU Rp10 M dari PPID

Rabu, 25 April 2012 - 13:24 WIB
KPK temukan TPPU Rp10...
KPK temukan TPPU Rp10 M dari PPID
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan ada aliran dana sebesar Rp10 miliar dari suap dana Percepatan Pembangunan Infrastuktur daerah (PPID) 2011. Lembaga superbody itu mensinyalir, uang tersebut terlacak sebagai Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Dari info yang disampaikan penyidik, ada transaksi mencurigakan Rp10 miliar lebih. Diduga terjadi TPPU, itu pengembangan dari DPPID," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi SP di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (25/4/2012).

TPPU itu, kata Johan, diketahui setelah ada penelusuran penyelidikan atas kasus DPPID. Sehingga pada Selasa 24 April 2012 lalu, KPK mengumumkan penetapan status tersangka baru untuk mantan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR Wa Ode Nurhayati tersebut dalam proses penyidikan kasus TPPU.

"Dari hasil pengembangan penyidikan DPPID, KPK menemukan dua alat bukti bahwa dia tersangkut kasus korupsi tindak pidana pencucian uang," terang Johan.

Atas perbuatannya, Wa Ode diancam dengan Pasal 3 atau Pasal 4 atau Pasal 5 UU/8/2010 Tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. (san)
()
Berita Terkini
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
Nanik S Deyang Ungkap...
Nanik S Deyang Ungkap Mayjen Trenggono Segera Mundur dari TNI usai Jadi Wakil Kepala BGN
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved