PAN: Interpelasi Dahlan Iskan belum perlu

Senin, 16 April 2012 - 16:54 WIB
PAN: Interpelasi Dahlan...
PAN: Interpelasi Dahlan Iskan belum perlu
A A A
Sindonews.com - Sekretaris Fraksi PAN Teguh Juwarno mengaku belum melihat urgensi dari interpelasi yang diusulkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan.

"Fraksi akan mempertimbangkan adanya langkah interpelasi. Namun, hingga kini kami masih belum melihat adanya urgensi untuk interpelasi," ujar Teguh kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/4/2012).

Teguh menjelaskan, fungsi DPR adalah untuk melakukan pengawasan dan meluruskan kebijakan menteri yang dinilai melanggar aturan. Selain itu, sebaiknya dibentuk panja sebelum dilakukan interpelasi.

"Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana cara meluruskan itu. Apakah di Panja, bagaimana hasil rekomendasi panja itu? Kalau tidak berjalan, dinaikkan ke level yang tinggi," terangnya.

Teguh menambahkan, masih banyak cara lain yang harus dilakukan sebelum adanya interpelasi. Sebaiknya dilihat dari substansinya.

"Kita lihat subtansinya. Terobosan-terobosan yang dilakukan Pak Dahlan justru apa yang kita harapkan, yaitu bagaimana Menjadikan BUMN Perusahaan Negara yang kuat, dinamis, mampu beradaptasi dengan perubahan," tegasnya. (san)
()
Berita Terkini
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Don Ritto Gunakan Rumah...
Don Ritto Gunakan Rumah Febrie Adriansyah di Sentul untuk Operasional Yayasan
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Ditahan, Kuasa Hukum: Sudah Mengundurkan Diri, Artinya Kooperatif
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Infografis
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Taksi Online Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved