Terkait BBM, PAN tuding PKS tak konsisten

Kamis, 22 Maret 2012 - 13:30 WIB
Terkait BBM, PAN tuding...
Terkait BBM, PAN tuding PKS tak konsisten
A A A
Sindonews.com - Tindakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang melayangkan surat penolakan kenaikan BBM kepada Presiden, dinilai sebagai sikap yang tidak konsisten dalam menyikapi kenaikan harga BBM yang menuai banyak kontroversi tersebut.

Menurut politisi dari kader Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mulyadi, sikap tersebut menunjukan ketidakpatutan serta tidak konsistennya mereka dalam kebijakan tersebut.

“Mereka (PKS) itu tidak konsiten dan sikapnya kurang patut dalam menyikapi kebijakan pemerintah tentang kenaikan BBM,“ ujar Yoga di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/3/2012).

Yoga mengatakan tersebut karena perbedaan tindakan demi tindakan mereka yang tidak jelas arahnya dalam menentukan sikap atas kenaikan BBM. “Kalau memang menolak sebaiknya dia tidak ikut dalam pembahasan APBN 2012, tapi buktinya seperti di komisi IV kan mereka juga terlibat dalam pembahasan," jelas Yoga.

Menurut Yoga, dikhawatirkan dengan langkah politik mereka dengan sikap tidak konsisten PKS tersebut merupakan upaya mereka untuk melakukan pencitraan di mata masyrakat. "Jangan sampailah ini digunakan untuk pencitraan dari masing-masing partai," imbuhnya. (wbs)
()
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved