PDIP pilih sistem tertutup

Selasa, 13 Maret 2012 - 19:06 WIB
PDIP pilih sistem tertutup
PDIP pilih sistem tertutup
A A A
Sindonews.com - Revisi UU Pemilu Legislatif masih dalam pembahasan. Kemungkinan besar UU itu nantinya akan menganut ambang batas empat persen dengan sistem terbuka.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani tetap konsisten dengan sikapnya selama ini, yakni lima persen dengan sistem tertutup.

"Kami tetap pada sikap partai. Meminta 5 persen dengan sistem tertutup," ungkap Puan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/3/2012)

Meski demikian, tak menutup kemungkinan sikap itu akan berubah sesuai dengan perkembangan politik yang ada. Dalam politik kata Puan, pihaknya memang harus sabar, dan pihaknya saat ini masih melakukan lobi-lobi.

"Politik itu memang penuh lobi-lobi jadi harus sabar, bukan hanya pilkada, pada RUU Pemilu pun masih lobi," ujarnya.

Tapi sikap PDIP, lanjut Puan, tak akan selamanya mengeras melainkan mengikuti perkembangan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, PDIP tetap mendorong perubahan penerapan sistem pemilu legislatif dari sistem proporsional terbuka menjadi sistem proporsional tertutup.

PDI-P menilai sistem proporsional tertutup dapat mencegah pragmatisme politik dan politik uang yang marak terjadi selama penerapan sistem proporsional terbuka pada pemilu-pemilu sebelumnya.(lin)
()
Berita Terkini
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Kepala BPOM Dorong ASEAN...
Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved