PPATK: soal rekening DW itu rahasia

Jum'at, 09 Maret 2012 - 14:54 WIB
PPATK: soal rekening...
PPATK: soal rekening DW itu rahasia
A A A
Sindonews.com - Kepala Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf tidak mau menyebutkan berapa jumlah rekening tersangka kasus pajak Dhana Widiyatmika (DW).

"Kami tidak pernah menyebut jumlah rekening. Kami tidak pernah menyebut angka," kata Yusuf kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (9/3/2012).

Ditambahkan dia, pihaknya telah berkomitmen untuk merahasiakan berapa jumlah uang di rekening Dhana yang dilaporkan oleh PPATK. "Itu rahasia. Penegak hukum yang bisa berbicara lebih jauh. Kami hanya mengirimkan kepada penegak hukum transaksi yang mencurigakan," terangnya.

Adapun transaksi mencurigakan yang dimaksud Yusuf adalah rekening yang mengendap atau akumulasi traksaksi. Seperti diketahui, setelah membongkar kasus penggelapan dana pajak dengan tersangka Dhana Widyatmika (DW), Kejaksaan Agung (Kejagung) berjanji akan membongkar kasus lainnya di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak.

Kasus ini melibatkan oknum pegawai di Ditjen Pajak. Kejagung mencium kasus ini setelah menelaah laporan PPATK. Dalam laporan tersebut terdapat transaksi dan laporan keuangan yang mencurigakan dari para pegawai Ditjen Pajak. (san)
()
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Terungkap Rencana Rahasia...
Terungkap Rencana Rahasia Golden Dome, Perisai Rudal Canggih AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved