Demokrat telisik kecurangan Anas saat kongres

Kamis, 09 Februari 2012 - 20:23 WIB
Demokrat telisik kecurangan...
Demokrat telisik kecurangan Anas saat kongres
A A A
Sindonews.com - Dewan Pembina Partai (DPP) Demokrat mulai melakukan penyelidikan kebenaran tudingan M Nazaruddin yang menyatakan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urabingrum melakukan money politics dalam Kongres Partai Demokrat di Bandung, Mei 2010.

Anggota DPP Demokrat Hayono Isman mengatakan, pihaknya telah meminta dewan kehormatan dan komisi pengawas partai untuk menelusuri kebenaran ocehan Nazar, terkait politik uang yang dilakukan Anas dalam pemilihan ketua umum yang dimenanginya di Bandung.

"Informasi ini perlu ditanya dewan kehormatan dan dewan pengawas, ini bukan wilayahnya dewan pembina," tutur anggota Wanbin Demokrat Hayono Isman saat dihubungi wartawan, Kamis (9/2/2012).

Dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Nazar mengatakan bahwa dirinya mengumpulkan uang untuk memenangkan Anas sejak April 2010 hingga Mei 2010. "Jadi maksud saya, marilah kita buka fakta biar jelas. Bahwa dari April 2010 dikumpulkan uang sebanyak itu sampai Mei, itulah yang dibawa ke Bandung," ungkapnya.

Lebih lanjut, Nazar mengungkapkan, uang itu, dibagikan untuk ketua-ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC). "Saya, waktu Yulianis dan Rina bawa uang ke Bandung itu kan jelas. Uang ke Bandung itu, saya bagikan untuk ketua-ketua dewan pimpinan cabang," terang Nazar.

Keterangan Nazaruddin semakin diperkuat dengan adanya pengakuan dari mantan Ketua DPC Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Diana Maringka yang mengakui adanya aliran dana untuk memenangkan Anas.

Diana menjelaskan, uang diterima secara bertahap, pertama Rp30 juta, sisanya USD7.000, tiga jam sebelum pemilihan. (san)
()
Berita Terkini
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Infografis
Membaca Kode Keras dalam...
Membaca Kode Keras dalam 15 Beat yang Muncul saat Kerusuhan Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved