Negara tak mampu lindungi warganya

Jum'at, 27 Januari 2012 - 12:28 WIB
Negara tak mampu lindungi...
Negara tak mampu lindungi warganya
A A A
Sindonews.com – Kemampuan negara untuk melindungi atau menekan kejahatan hingga level terendah dinilai sangat minim sekali. Banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut.

Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Adrianus Meliala mengatakan, ada tujuh hal mengapa negara gagal dalam melindungi warganya. Yang pertama, katanya, APBN yang jumlahnya terbatas dan selalu turun terlambat itu sebagian besar habis untuk belanja pegawai dan operasional instansi.

"Artinya, kemampuan negara untuk melindungi atau mempertahankan kejahatan hingga level terendah, itu sedikit sekali," ujarnya saat talk show di Dewan Perwailan Daerah (DPD) RI dengan topik 'Bila Negara Gagal Melindungi Warganya' di pressroom DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (27/1/2012).

Adrianus melanjutkan, ketika pada tingkat pemerintah pusat atau daerah sedang mengalami tiga masalah sekaligus. Menurutnya, tidak ada lagi perhatian dan kemampuan bertindak bagi yang selanjutnya.

Aparat juga dinilai melakukan pembiaran terhadap aksi bentrok massa yang terjadi. Pembiaran tersebut terlihat ketika massa dalam jumlah besar melakukan pengrusakan.

“Padahal di lokasi ada petugas, tapi cenderung dibiarkan. Massa pun makin beringas,” paparnya.(azh)

()
Berita Terkini
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved