DPR desak Menhan dan TNI beri remunerasi reguler

Selasa, 24 Januari 2012 - 18:54 WIB
DPR desak Menhan dan...
DPR desak Menhan dan TNI beri remunerasi reguler
A A A
Sindonews.com - DPR RI mendesak agar Kementerian Pertahanan dan TNI dapat menggelontorkan dana remunerasi (Tunjangan Kinerja) secara reguler. Dan diharapkan dana Remunerasi disiapkan pada tahun ini.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq pada rapat kerja Komisi I DPR RI dengan Kemenhan dan TNI, Selasa, (24/1/2012).

Menurutnya, sistem rapel selama ini memang baik, sistemnya terlalu panjang. Dan diharapkan pada tahun 2012 ini remunerasi sudah bisa berjalan secara reguler. karena dapat membantu kesejahteraan prajurit TNI.

"Jika digunakan sitem reguler, birokrasinya akan terpangkas. Remunerasi sebenarnya sudah diberikan pada para prajurit TNI sejak tahun lalu. Akan tetapi, realisasinya masih tersendat," tuturnya."

Dia memaparkan, pada tahun 2012 ini, pagu definitif Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan TNI yakni sebesar Rp72,5 triliun. Sebelumnya, hanya sekitar Rp64 triliun. Setelah ditambah Rp8 triliun lebih untuk remunerasi, total menjadi Rp72,5 triliun.

"TNI pun mendapatkan tambahan anggaran sekitar USD6,5 Miliar untuk mendukung penyediaan alat utama sistem persenjataan atau alutsista," pungkasnya. (wbs)
()
Berita Terkini
Nanik S Deyang Diangkat...
Nanik S Deyang Diangkat sebagai Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana, Dasco: Pilihan yang Tepat
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
Kepala BGN Diganti,...
Kepala BGN Diganti, Istana Pastikan Program MBG Tidak Terganggu
Pemeriksaan Lanjutan...
Pemeriksaan Lanjutan Kasus Kuota Haji, Pengacara Gus Yaqut Sebut Tak Ada Konfirmasi Aliran Dana
Dadan Hindayana Dicopot...
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dasco Puji Pemerintah Dengar Aspirasi Masyarakat
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved