DPR harus usut tewasnya tahanan anak

Rabu, 11 Januari 2012 - 19:57 WIB
DPR harus usut tewasnya...
DPR harus usut tewasnya tahanan anak
A A A
Sindonews.com - Tewasnya dua tahanan di sel tahanan Mapolsek Sijunjung menarik perhatian Komisi III DPR RI. Bahkan Komisi yang membidangi masalah hukum ini didesak untuk memanggil segera Kapolri Jenderal Timur Pradopo, untuk melanjukan penyelidikan dan mengungkap kasus tersebut.

Direktur LBH Padang Vino Oktavia mengatakan, kematian Faisal dan Budri M Zen bukan akibat dari gantung diri sebagaimana disampaikan pihak kepolisian kepada publik. Namun upaya sistematis dari kepolisian untuk menutup kasus dan melepaskan tanggung jawab secara hukum. Persoalan ini juga sudah diadukan ke Komisi III DPR RI dan ditemui oleh anggotanya, Ahmad Yani.

”Anggota Komisi III DPR RI berjanji akan turun langsung ke lapangan dalam waktu dekat, dan mendesak Kapolri harus menonaktifkan Kapolres (Sijunjung). Selama ini tidak ada sikap yang baik dari aparat kepolisian. Kalau terus seperti itu, bagaimana masyarakat bisa percaya terhadap penegakan hukum oleh aparat kepolisian,” kata Vino di kantor YLBHI, Rabu (11/1/2012).

Kasus tewasnya kakak beradik di sel Mapolsek Sijunjung pada Rabu 28 Desember 2011 lalu, telah menjadi isu nasional. Selain ada indikasi pelanggaran HAM, kedua tahanan itu juga masih tergolong anak di bawah umur. Faisal berumur 14 tahun, sedangkan Butri M Zein berusia 16 tahun.

"LBHI dan Keluarga Mendesak Komisi III DPR RI untuk segera memanggil Kapolri dan membentuk tim pencari fakta untuk turun ke lokasi kejadian guna pengungkapan kebenaran, penegakan hukum dan HAM terutama hak atas keadilan bagi keluarga korban," ucap Vino.

Dia mengatakan, tindakan penyiksaan anggota kepolisian kepada Faisal dan Budri M Zen selama berada di tahanan sampai keduanya meninggal tidak dapat dibenarkan secara hukum merupakan pelanggaran HAM.

"Guna mengungkap kebenaran dan memenuhi rasa keadilan, bagi keluarga korban, maka kasus ini harus segera diambil alih oleh Mabes Polri serta mendesak Komnas HAM dan KPAI utk segera melakukan penyelidikan atas dugaan kuat telah terjadi pelanggaran," pungkasnya. (wbs)
()
Berita Terkini
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved