PDIP belum tentu koalisi dengan Golkar
Selasa, 10 Januari 2012 - 18:31 WIB
PDIP belum tentu koalisi dengan Golkar
A
A
A
Sindonews.com - Jelang pemilihan Gubernur DKI Jakarta, sejumlah partai politik mulai menyaring kader terbaiknya. Untuk mendapat perolehan suara terbanyak, kader yang terpilih akan disandingkan dengan calon dari partai lain. Demi tujuan itu lah, koalisi partai dibentuk.
Ketua Panitia Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani mengatakan, pihaknya masih belum menentukan akan berkoalisi dengan partai mana. Mengingat dinamika politik menjelang Pilgub DKI masih tidak menentu.
"Kami belum menentukan dengan partai mana akan berkoalisi, termasuk dengan Partai Golongan Karya (Golkar), belum tentu. Tapi bisa saja terjadi," ujarnya di Gedung DPP PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (10/1/2012).
Hingga saat ini, Puan mengaku komunikasi politik kedua partai masih berjalan. Namun masih terlalu dini untuk menentukan koalisi saat ini. "Bisa saja terjadi, karena komunikasi politik sampai saat ini masih jalan," jelasnya.
Salah satu pertimbangan PDIP belum mau berkoalisi adalah belum adanya satu partai yang berani secara terang-terangan menyebut calonnya. Kendati begitu, dirinya tidak membatasi bagi partai manapun yang ingin berkoalisi dengan PDIP. "Kita masih membuka diri dan melakukan komunikasi," terangnya.
Saat ini, PDIP masih melakukan survei terkait nama-nama yang akan diusung nanti. Survei akan dilakukan mulai awal Januari sampai akhir Januari bulan ini.
Ditanya lebih jauh siapa saja kader yang telah masuk 10 besar itu, Puan masih belum mau berkomentar. "Untuk nama-nama yang sudah masuk daftar 10 dari 16 nama yang sudah disaring sudah ada," tandasnya. (san)
Ketua Panitia Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani mengatakan, pihaknya masih belum menentukan akan berkoalisi dengan partai mana. Mengingat dinamika politik menjelang Pilgub DKI masih tidak menentu.
"Kami belum menentukan dengan partai mana akan berkoalisi, termasuk dengan Partai Golongan Karya (Golkar), belum tentu. Tapi bisa saja terjadi," ujarnya di Gedung DPP PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (10/1/2012).
Hingga saat ini, Puan mengaku komunikasi politik kedua partai masih berjalan. Namun masih terlalu dini untuk menentukan koalisi saat ini. "Bisa saja terjadi, karena komunikasi politik sampai saat ini masih jalan," jelasnya.
Salah satu pertimbangan PDIP belum mau berkoalisi adalah belum adanya satu partai yang berani secara terang-terangan menyebut calonnya. Kendati begitu, dirinya tidak membatasi bagi partai manapun yang ingin berkoalisi dengan PDIP. "Kita masih membuka diri dan melakukan komunikasi," terangnya.
Saat ini, PDIP masih melakukan survei terkait nama-nama yang akan diusung nanti. Survei akan dilakukan mulai awal Januari sampai akhir Januari bulan ini.
Ditanya lebih jauh siapa saja kader yang telah masuk 10 besar itu, Puan masih belum mau berkomentar. "Untuk nama-nama yang sudah masuk daftar 10 dari 16 nama yang sudah disaring sudah ada," tandasnya. (san)
()