Kapolri dapat SMS 1 hari sebelum bentrok di Bima, namun tak direspon.

Sabtu, 31 Desember 2011 - 11:14 WIB
Kapolri dapat SMS 1...
Kapolri dapat SMS 1 hari sebelum bentrok di Bima, namun tak direspon.
A A A
Sindonews.com- Satu hari sebelum terjadi bentrokan antara polisi dan warga di Pelabuhan Sape Bima Nusa Tenggara Barat ( NTB), Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) NTB mengirim pesan melalui Short Messages Services (SMS) kepada Kaporli. Namun tidak direspon.

Polri pasca bentrok di Bima disibukan dengan penyelidikan dan klarifikasi kepada media massa, itu hanya keberpura-puraan untuk membangun citra baik polisi saja, menurut Direktur ekskuif Walhi, Berry Nahdian, Sabtu (31/12/2011), kepada sindonews di Jakarta.

Walhi NTB dan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Bima menurut Berry selalu monitoring kejadian di lapangan. Bahkan jauh dari sebelum bentrok berdarah di Bima terjadi.

“Walhi selalu mendapatkan informasi yang up to date tiap detiknya dari lapangan,” tutur Berry.

Ia menuturkan, sebelum aksi bentrok terjadi teman-teman Walhi NTB yang di lapangan sudah menginformasikan kepada Walhi Jakarta. Tujuannya agar bisa lebih mengoptimalkan fungsi monitoring kejadian di Bima.

“Bahkan satu Hari sebelum kerusuhan di Bima, Walhi sudah mengirim pesan Kapolri Jendral Timoer Pradopo dan Komnas Ham , melalui pesang singkat (SMS). Walhi berpesan agar kapolri mengontrol bawahannya agar kekerasan terhadap warga tidak terjadi, mengingat situasi saat itu sudah memanas,” ungkap Berry kesal.

Ia menambahkan dari pesan singkat tersebut Hanya komnas HAM yang merespon dan membantu menelpon Kapolri, Namun tidak direspon Kapolri hingga bentrok itu terjadi.

“Saat ini Kapolri sibuk berdialog dengan warga dengan menunjukan empatinya, sudah terlambat karena sebenarnya Kapolri sudah tahu,” ungkapnya kesal.

Hingga Berita ini diturunkan, sindonews sudah melakukan upaya konvirmasi kepada Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution, namun belum mendapatkan jawaban. (wbs)
()
Berita Terkini
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Dakwaan dr Tifa dan...
Dakwaan dr Tifa dan Batas Negara Memidanakan Pendapat di Dialog Televisi
Mahfud MD Ungkap Skenario...
Mahfud MD Ungkap Skenario Eks Jampidsus Ajukan Praperadilan dan Berakhir Menang
Gandeng KPK, Kejagung...
Gandeng KPK, Kejagung Didukung Penuh Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah
Jelang Pelimpahan Berkas,...
Jelang Pelimpahan Berkas, Gus Yaqut: Semoga Kebenaran Terungkap
Prabowo Ingatkan Penanganan...
Prabowo Ingatkan Penanganan Sampah Tak Bisa Gunakan Cara-cara Lama
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved