Nazaruddin umbar tudingan ke Busyro

Rabu, 30 November 2011 - 18:49 WIB
Nazaruddin umbar tudingan...
Nazaruddin umbar tudingan ke Busyro
A A A
Sindonews.com - Lama tak bisa menjangkau media massa, tak ada satu pun isu yang bisa dilempar terdakwa kasus suap proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games di Palembang, Muhammad Nazaruddin. Hari ini, Nazaruddin memanfaatkan publikasi media usai menjalani sidang kasusnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Apa yang diumbar, dan siapa sasaran tembak Nazaruddin kali ini? Kini, pimpinan KPK Busyro Muqoddas menjadi sasaran tembaknya dengan menuding adanya "permainan" kasus proyek Hambalang.

"Saya melihat proyek hambalang di-skip oleh Pak Busyro. Karena kenapa? Ini ada bargaining soal pimpinan calon ketua KPK, calon ketua KPK ke depan. Padahal proyek Hambalang itu sudah cukup bukti," kata Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (30/11/2011).

Ditambahkannya, hal tersebut dilakukan karena ada bargaining di antara Anas Urbaningrum dan keduanya.

"Karena itu jelas pertemuan semua yang diatur oleh Anas dan juga Pak (Ignatius) Mulyono sebagai anggota DPR Komisi II dari Demokrat sudah ngomong. Terus bagaimana Anas mengatur proyek Hambalang. Tapi semua proses ini sengaja dihambat oleh KPK, karena ada bergaining antara Anas dengan Busyro," sambungnya.

Menurutnya, ada upaya penghambatan untuk pengungkapan hal tersebut. "Sebenarnya sudah saya ceritakan, semua kronologisnya. Tapi saya lihat mereka sengaja menghambat ini dan saya dengar bukti transfer dari Adhi Karya ke Anas Urbaningrum," katanya.

Untuk nilai transfer, katanya, hal itu bisa ditanyakan langsung kepada Busyro. "Tanya saja sama KPK. Tanya saja sama Pak Busyro," ujarnya.

"Ini tuh sengaja mengulur-ulur waktu seperti main sinetron," tukasnya.

Saat dihubungi wartawan, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas enggan mengomentari pernyataan Nazaruddin. Menurutnya, tuduhan mantan bendahara umum Partai Demokrat tersebut hanya sekedar fitnah belaka.

"Tidak ada yang perlu ditanggapi dari yang sekadar menebar fitnah," ujar Busyro lewat pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Rabu (30/11/2011).

Ketika kembali ditanya mengenai alat tawar menawar tersebut, Busyro mengatakan, "Tidak ada yang perlu saya komentari dari siapa pun," katanya.
()
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved