Corona Mewabah, Menag Keluarkan Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri

loading...
Corona Mewabah, Menag Keluarkan Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri
Corona Mewabah, Menag Keluarkan Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan edaran terkait Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441H di tengah Pandemi Wabah COVID-19. Edaran yang ditujukan bagi Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Kepala Kankemenag Kab/Kota, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) seluruh Indonesia tersebut ditandatangani Menag Fachrul Razi. (Baca juga: Kemenag: 23 April, Sidang Isbat Ramadan Digelar Secara Online)

"Surat Edaran ini dimaksudkan untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan Syariat Islam sekaligus mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi pegawai serta masyarakat muslim di Indonesia dari risiko COVID-19," jelas Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi di Jakarta, Senin (6/4/2020). (Baca juga: Menag: Kalau Sayang Orang Tua dan Saudara di Kampung, Jangan Mudik)

Selain terkait pelaksanaan ibadah Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, edaran ini juga mengatur tentang panduan pengumpulan dan penyaluran zakat.

Berikut ini panduan yang tertuang dalam Surat Edaran No 6 tahun 2020:



1. Umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan dengan baik berdasarkan ketentuan fikih ibadah.

2. Sahur dan buka puasa dilakukan oleh individu atau keluarga inti, tidak perlu sahur on the road atau ifthar jama’i (buka puasa bersama).

3. Salat Tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah;



4. Tilawah atau tadarus Al-Qur’an dilakukan di rumah masing-masing berdasarkan perintah Rasulullah SAW untuk menyinari rumah dengan tilawah Al-Qur’an;
halaman ke-1 dari 4
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top