Bela Anies, Sahroni Ingatkan Luhut Jangan Seperti Perdana Menteri

Selasa, 31 Maret 2020 - 16:42 WIB
Bela Anies, Sahroni...
Bela Anies, Sahroni Ingatkan Luhut Jangan Seperti Perdana Menteri
A A A
JAKARTA - Seiring dengan semakin meningkatnya jumlah kasus positif Corona di Indonesia, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni berpandangan perlu adaya pengawasan ketat terhadap mobilitas masyarakat.

Sahroni juga mengingatkan pemerintah bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama.

“Keselamatan warga paling penting, karenanya jika memang kebijakan yang diambil pemerintah adalah untuk Pembatasan Sosial Skala Besar (PSSB), maka enforcementnya harus dipertegas. Misalnya, melalui peran polisi yang lebih aktif dalam mendisiplinkan warga yang masih suka kumpul-kumpul,” tutur Sahroni dalam keterangannya kepada SINDOnews, Selasa (31/3/2020).

Sahroni melihat kebijakan yang diambi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menghentikan pengoperasian bus antarkota antarprovinsi (AKAP) adalah tindakan yang tepat, meski akhirnya pelaksanaan kebijakan ini ditunda oleh Menko Maritim dan Investasi, Luhut B Pandjaitan.

“Saya mendukung kebijakan Gubernur Anies untuk menghentikan operasional bus AKAP, walaupun akhirnya kebijakan ini ditunda Luhut. Padahal, hal ini penting sekali demi menghindari penyebaran Corona ke daerah-daerah dengan fasilitas kesehatan yang lebih terbatas dibanding Jakarta,” sambungnya.

Dalam kondisi darurat seperti saat ini, kata dia, harusnya pemerintah memprioritaskan keselamatan jiwa warga dibanding pertimbangan ekonomi.

“Pak LBP (Luhut) jangan kayak Perdana Menteri Indonesia. Ini kondisi sudah darurat. Pemerintah sudah harus betul-betul memikirkan keselamatan warganya,” kata politikus Partai Nasdem ini.

Sahroni juga mengingatkan Luhut untuk bertindak seperti halnya Presiden Ghana Akufo Addo yang ketika mengumumkan kebijakan partial lockdown di Ghana.

Presiden Ghana, kata dia, menyebut tahu cara menghidupkan kembali perekonomian tapi tidak tahu adalah cara menghidupkan kembali manusia. “Apakah pemerintah kita sudah ada pertimbangan seperti itu?” ujar Sahroni.
(dam)
Berita Terkait
Anak-Anak Rentan Terpapar...
Anak-Anak Rentan Terpapar Virus Corona Varian Baru
Lewat Video Conference,...
Lewat Video Conference, Anies Minta RW Merdeka Covid-19 Terus Berinovasi
Tekan Lonjakan Kasus...
Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Anies Pakai 3 Strategi Ini
Anies Sebut Peningkatan...
Anies Sebut Peningkatan Kasus Covid-19 Tergantung Keberadaan Masyarakat
Anies Positif Covid-19,...
Anies Positif Covid-19, Pak Gub Trending Topic di Twitter
Apresiasi PMI, Anies...
Apresiasi PMI, Anies Baswedan Minta Perusahaan Taat PSBB
Berita Terkini
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Kubu Roy Suryo: Saksi...
Kubu Roy Suryo: Saksi Ahli Polda Metro Jaya Tidak Paham UU ITE
Bentuk Tim Penyidik...
Bentuk Tim Penyidik Khusus Usut Kasus Febrie, Kejagung: 9 Penyidik, Mayoritas Jaksa Alumni KPK
Terbitkan 3 Sprindik...
Terbitkan 3 Sprindik Baru, Kejaksaan Sebut Status Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Saksi
Penanganan Perkara Febri...
Penanganan Perkara Febri Adriansyah Dialihkan dari Polri, Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik
Soal Peralihan Penyidikan...
Soal Peralihan Penyidikan Jampidsus, Pakar: Diskresi demi Cegah Konflik Antarpenegak Hukum
Infografis
AS Peringatkan Israel:...
AS Peringatkan Israel: Jangan Hancurkan Lebanon Seperti Gaza!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved