Pemerintah Harus Bisa Jamin Keselamatan Relawan Corona

Senin, 30 Maret 2020 - 23:19 WIB
Pemerintah Harus Bisa...
Pemerintah Harus Bisa Jamin Keselamatan Relawan Corona
A A A
JAKARTA - Antusiasme masyarakat untuk terlibat sebagai relawan penanganan pandemi virus Corona atau COVID-19 cukup tinggi.

Hingga Senin (30/3/2020), data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat 27.763 orang yang mendaftar sebagai relawan.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily mengatakan, solidaritas masyarakat yang secara sukarela mau membantu menjadi relawan dalam penanganan wabah Covid-19 ini patut diapresiasi.

"Tentu kesadaran masyarakat ini jangan disia-siakan oleh pemerintah, terutama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 ini. Jangan disia-siakan dalam pengertian mereka pun juga harus dibekali, pertama pengetahuan tentang COVID-19," tutur Ace kepada SINDOnews, Senin (30/3/2020).

Menurut dia, para relawan harus mengetahui anatomi virus ini, bagaimana penularannya dan cara menghindarinya, termasuk bagaimana mengatasinya, mulai daro proses pencegahan sampai pengobatan atau penyembuhan.

Kedua, kata Ace, mereka juga harus dibekali juga dengan kesiapan fisik sesuai dengan tugas yang akan diberikan.

"Kalau relawan yang ditugaskan menjadi tenaga medis maka harus disiapkan Alat Pelindung Diri (APD). Jangan sampai mereka jadi relawan tetapi tidak dilindungi dari kemungkinan-kemungkinan mereka akan tertular COVID-19," tutur politikus Golkar ini.

Karena itu, menurut Ace, antusiasme masyarakat untuk menjadi relawan harus dibarengi dengan kesiapan pemerintah untuk melindungi mereka dari kemungkinan tertularnya COVID-19.

"Toh mereka tujuannya memang hntuk membantu pemerintah mengatasi penanganan COVID-19," ujarnya.

Ketiga, perlu dipilah secara lebih detail dari keahlian yang mereka miliki. Menurut Ace, dalam penanganan wabah ini saat ini sebetulkan kebutuhan yang paling besar adalah tenaga medis.

"Mungkin bisa diidentifikasi mana-mana relawan yang secara kualifikasi memenuhi kebutuhan dari tenaga medis yang diperlukan dalam penanganan wabah ini. Fungsi mereka harus jelas sebagai relawan, terutamauntuk memenuhi kebutuhan tenaga medis," katanya.
(dam)
Berita Terkait
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
E484K, Varian Anyar...
E484K, Varian Anyar Virus Corona
Sulit Ekonomi karena...
Sulit Ekonomi karena Corona, Ayah Jual Ponsel Rusak untuk Beli Beras
PSBB di Beberapa Daerah,...
PSBB di Beberapa Daerah, Tak Gentarkan Warga Beraktivitas di Luar Rumah
Dampak Corona, Satu...
Dampak Corona, Satu Keluarga di Serang Banten Kelaparan
Berita Terkini
DPR Awasi Tata Kelola...
DPR Awasi Tata Kelola BGN Buntut Dadan Cs Terjerat Kasus Dugaan Korupsi
Semarang Menuju Pusat...
Semarang Menuju Pusat Investasi Hijau: Proyek Rp3 Triliun Walikota Agustina Kebanjiran Peminat
Breaking News: Noel...
Breaking News: Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Ini Respons Menteri Imipas Agus Andrianto
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Dadan Hindayana Tersangka...
Dadan Hindayana Tersangka Dugaan Korupsi MBG, PDIP Minta Pengawasan Diperketat
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved