Gugus Tugas COVID-19 Masih Butuh Banyak Relawan

Kamis, 26 Maret 2020 - 16:40 WIB
Gugus Tugas COVID-19...
Gugus Tugas COVID-19 Masih Butuh Banyak Relawan
A A A
JAKARTA - Berbagai kementerian dan juga lembaga non-pemerintah telah menggalang kekuatan relawan untuk membantu Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dalam merawat pasien-pasien yang terpapar virus corona.

Meskipun sudah ribuan yang mendaftar, masih dibutuhkan lebih banyak relawan medis untuk bergabung membantu Gugus Tugas COVID-19 itu. "Kalau dari Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) udah 12 ribu mahasiswa tingkat akhir sama beberapa yang sudah lulus. Kalau di beberapa setting dan sudah lapor itu kita tahu ada sekitar 1.200-an. Kalau tenaga kesehatan, perawat, farmasi, dokter itu sekitar 300 orang," kata Ketua Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Andre Rahadian saat dihubungi SINDO Media, Kamis (26/3/2020).

Namun demikian, Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) ini mengaku bahwa pihannya masih membutuhkan lebih banyak tenaga relawan. Khususnya, relawan dari sektor medis seperti dokter dan perawat. (Baca juga: Pandemi Corona, Komisi VIII Siap Revisi UU Penanggulangan Bencana ).

"Masih butuh banyak (relawan), kita butuh perawat aja sekitar 1.000-an. (Relawan) Nonmedisnya lewat relawan yang udah ada," ucapnya.

Tentang hal yang sudah dilakukan tim relawan di Gugus Tugas COVID-19, Andre menguraikan, pertama, pihaknya sudah membuat platform yang sama untuk rekrutmen relawan dan dia berharap dalam waktu dekat bisa diluncurkan; kedua, pihaknya juga tengah mendata kebutuhan tenaga medis di semua rumah sakit yang menangani COVID-19; ketiga, pihaknya juga bekerja sama dengan beberapa institusi untuk memetakan wilayah yang akan terdampak untuk warga karena usia dan karena kemampuan ekonomi dan apa yang bisa dibantu.

"Yang ketiga itu masih dalam tahap analisa tapi, yang pertama soal perekrutan relawan sudah hampir jadi, sudah mau diluncurkan. Support makanan dan suplemen buat tenaga kesehatan juga berjalan, kita lagi tunggu data dari beberapa rumah sakit yang menangani COVID-19," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
Waspada Mutasi N439K,...
Waspada Mutasi N439K, Varian Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Penyandang Disabilitas...
Penyandang Disabilitas Membuat Karya Batik Unik Covid-19
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Aksi Band Beranggotakan...
Aksi Band Beranggotakan Polisi, Sosialisasikan COVID-19 dengan Lagu
Berita Terkini
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved