Tak Terlihat Bagikan Masker, Kader Parpol Sibuk Nyinyir soal Corona

Jum'at, 20 Maret 2020 - 15:25 WIB
Tak Terlihat Bagikan...
Tak Terlihat Bagikan Masker, Kader Parpol Sibuk Nyinyir soal Corona
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Public Institut (IPI) Karyono Wibowo menganggap, kritik dan sindiran yang ditujukan kepada parpol lantaran tidak membagikan masker saat wabah corona merebak di Tanah Air sangat tepat. Sebab, faktanya sejak virus corona menerjang, belum ada tindakan parpol yang membagikan masker kepada masyarakat.

"Berbeda dengan masa pemilu, parpol sangat getol membagi-bagikan kaus, topi, payung, dan lain-lain. Maka wajar apabila publik membandingkan sikap parpol dengan situasi saat ini," kata Karyono saat dihubungi SINDOnews, Jumat (20/3/2020).

Diketahui, sebagian masyarakat membandingkan perilaku partai politik (parpol) yang pada saat kampanye pemilu gencar membagi-bagikan kaus dan pernak-pernik kampanye lainnya dengan tiadanya aksi bagi masker atau penyanitasi tangan saat wabah corona melanda Tanah Air. Hal itu disuarakan sejumlah masyarakat melalui percakapan di WhatsApp (WA) dan media sosial.

Dia menambahkan, publik merasa kehadiran parpol hanya di saat menjelang pemilu. Parpol pun menuntut masyarakat (pemilih) hadir di TPS. Atas dasar itu, publik selalu menunggu kehadiran parpol di saat masyarakat mengalami musibah seperti wabah corona ini, di situlah masyarakat membutuhkan bantuan. (Baca juga: Doni Monardo Ingatkan Pentingnya Social Distancing untuk Cegah Corona ).

"Tetapi yang terjadi, justru ada sejumlah kader parpol yang hanya nyinyir soal corona. Mereka memanfaatkan wabah Covid-19 untuk tujuan politik kekuasaan," ujarnya.

Tak jarang, lanjut dia, elite partai sekadar mencari pencitraan sambil menyalahkan pihak lain. Mereka suka 'menari' di tengah orang panik. Mereka suka 'menyanyi' di tengah orang sibuk bekerja. Maka, menurutnya ada paradoks di dalam tubuh parpol, mereka berteriak berjuang atas nama kepentingan rakyat, tapi menari di atas penderitaan rakyat.

Semestinya, dalam menghadapi wabah corona ini semua komponen bangsa bersatu untuk mengatasinya. "Saya berharap, situasi ini mengubah paradigma parpol yang tidak sekadar melahirkan politisi, tapi parpol juga melahirkan negarawan," pungkas dia. (Baca juga: AHY Beri 6 Rekomendasi kepada Pemerintah, Poin Pertama Lockdown ).
(zik)
Berita Terkait
Waspada Mutasi N439K,...
Waspada Mutasi N439K, Varian Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Penyandang Disabilitas...
Penyandang Disabilitas Membuat Karya Batik Unik Covid-19
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Aksi Band Beranggotakan...
Aksi Band Beranggotakan Polisi, Sosialisasikan COVID-19 dengan Lagu
Berita Terkini
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved