Korban Corona Terus Bertambah, Pemerintah Segera Sreening Massal

Kamis, 19 Maret 2020 - 17:11 WIB
Korban Corona Terus...
Korban Corona Terus Bertambah, Pemerintah Segera Sreening Massal
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona (COVID-19), Achmad Yurianto mengungkapkan saat ini total kasus akibat virus corona terus bertambah menjadi 309 kasus dan 25 orang meninggal.

Upaya yang akan dilakukan pemerintah saat ini untuk menekan jumlah tersebut adalah dengan melakukan screening massal. (Baca juga: Korban Corona Terus Berjatuhan, 6 Orang Meninggal dalam Satu Hari)

"Kemudian yang berikutnya yang akan kita lakukan adalah pencarian untuk orang yang mengidap penyakit ini positif agar tidak menjadi sumber penularan di masyarakat. Pemerintah dalam melaksanakan pemeriksaan secara massal atau kita sebut sebagai screening massal terhadap Covid 19 yang sekarang sedang kita persiapkan keseluruhan," ungkap Yuri dalam Konferensi Press secara Online di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Yuri menjelaskan, metode pemeriksaan virus ini memang ada beberapa macam. "Tentunya kalau kita lihat dari sensitivitasnya untuk virus ini yang paling sensitif adalah pemeriksaan dengan metode molekuler. Tetapi menggunakan pemeriksaan imunoglobulin sebagai upaya tes screening awal dan bisa dilaksanakan secara massal adalah sebuah keputusan yang baik," jelasnya.

Beberapa negara sudah melakukan screening massal ini. Dan, Indonesia kata Yuri pun juga akan melaksanakan hal ini. "Tujuannya adalah untuk secepat mungkin bisa kita ketahui tentang positif yang berada di masyarakat," ucapnya.

"Tujuannya adalah untuk melaksanakan isolasi. Sudah barang tentu nanti kita akan mendapatkan kasus positif yang cukup banyak, namun tidak harus dimaknai masuk rumah sakit," sambungnya.

Namun Yuri mengatakan, pada kasus positif dengan tanpa gejala atau kasus positif dengan gejala yang ringan tentunya akan di edukasi untuk melaksanakan isolasi diri atau self isolation.

"Yang bisa dilaksanakan secara mandiri bank tentunya dengan monitoring yang dilaksanakan oleh Puskesmas atau petugas kesehatan lain yang sudah disepakati," katanya.

Yuri pun menambahkan bahwa dalam konsultasi kesehatan ini masyarakat juga bisa melakukannya denga aplikasi mobile. “Atau juga kita sudah mengembangkan bagaimana kemudian dapat melaksanakan konsultasi tentang kondisi kesehatannya melalui aplikasi online Halodoc misalnya," jelasnya.

"Ini yang akan kita desain sehingga skrining massal, pemeriksaan secara massal itu harus diikuti dengan langkah-langkah sosialisasi edukasi tentang bagaimana melaksanakan isolasi diri," tambahnya.

Menurutnya, ditambah dengan sarana untuk bisa melakukan monitoring baik dan konsultasi secara virtual dengan menggunakan aplikasi Halodoc. "Dan aplikasi yang lain yang mungkin nanti akan lanjut kita akan kembangkan," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
E484K, Varian Anyar...
E484K, Varian Anyar Virus Corona
Sulit Ekonomi karena...
Sulit Ekonomi karena Corona, Ayah Jual Ponsel Rusak untuk Beli Beras
PSBB di Beberapa Daerah,...
PSBB di Beberapa Daerah, Tak Gentarkan Warga Beraktivitas di Luar Rumah
Dampak Corona, Satu...
Dampak Corona, Satu Keluarga di Serang Banten Kelaparan
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Pemerintah RI Mengimbau...
Pemerintah RI Mengimbau WNI Segera Tinggalkan Myanmar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved