Berisiko, Evakuasi WNI dari Kapal Diamond Princess Harus Hati-hati

Minggu, 01 Maret 2020 - 11:55 WIB
Berisiko, Evakuasi WNI...
Berisiko, Evakuasi WNI dari Kapal Diamond Princess Harus Hati-hati
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah memutuskan untuk mengevakuasi 68 Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah dikarantina di kapal pesiar Diamond Princess akibat wabah virus corona di Yokohama, Jepang. Sebanyak 23 personel tim evakuasi sudah diberangkatkan pada Jumat (28/2/2020) untuk menjemput mereka.

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo menyebutkan, proses evakuasi terhadap kru kapal Diamond Princess itu harus mengedepankan prinsip kehati-hatian. Baik saat penjemputan maupun setelah para awak kapal tersebut berada di Tanah Air.

Prinsip kehati-hatian ini perlu dikedepankan mengingat interaksi para kru kapal Diamond Princess dengan virus corona, saat berada di kapal sangan dekat. ( Baca: Tim Evakuasi WNI Awak Diamond Princess Tiba di Jepang)

"Berbeda dengan WNI yang sebelumnya sempat diobservasi di Natuna, kemungkinannya, saudara-saudara kita yang bekerja di atas kapal sempat berinteraksi dengan penumpang kapal yang positif terpapar virus corona, sehingga potensi tertularnya juga tinggi. Karena itu prinsip kehati-hatian dan tingkat keamanan harus jadi prioritas utama. Baik terhadap petugas penjemput maupun petugas medisnya,” ujar Rahmat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/3/2020).

Legislator asal Boyolali, Jawa Tengah, ini meyakini pemeritah dalam hal ini Kementerian Kesehatan telah memiliki protokol kesehatan dan karantina sesuai standar WHO untuk mencegah terjadinya penularan virus corona. Hal ini sudah dibuktikan ketika menangani WNI yang dijemput dari China didiobservasi di Natuna.

“Menyangkut apakah kru kapal ini nantinya dikarantina atau tidak, kita serahkan kepada Kementerian Kesehatan. Pemerintah sudah memiliki standar baku untuk mencegah terjadinya penularan. Saya yakin Kementerian Kesehatan bisa menjalankan protokol karantina dengan benar,” katanya. (Baca juga: Jumlah WNI Terinfeksi Virus Corona di Kapal Diamond Princess Bertambah)

Tidak hanya itu, menyikapi virus corona yang belakangan ini kian merebak dan telah menyasar berbagai penjuru dunia, Rahmad Handoyo mengimbau agar pemerintah dan juga warga Indonesia tetap meningkatkan kewaspadaan atas kemungkinan penyebaran virus corona jenis COVID-19.

“Kita bersyukur, sebab virus corona sampai saat ini belum ditemukan di Indonesia. Tapi kita harus tetap waspada karena potensi kemunculan virus tersebut di Indonesia tetap ada,” tutupnya.
(thm)
Berita Terkait
803 Warga Indonesia...
803 Warga Indonesia di Luar Negeri Sembuh dari Infeksi Virus Corona
Kemlu Konfirmasi 536...
Kemlu Konfirmasi 536 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19
Sebanyak 773 Orang WNI...
Sebanyak 773 Orang WNI di Luar Negeri Terinfeksi Virus Corona
Pasien Sembuh Melonjak,...
Pasien Sembuh Melonjak, Total WNI Positif Corona di Luar Negeri 703 Orang
Pandemi Corona, KBRI...
Pandemi Corona, KBRI Canberra Bagi-bagi Sembako untuk WNI di Australia
Muhammadiyah Minta Jamaah...
Muhammadiyah Minta Jamaah Tablig yang Tertahan di India Diperhatikan
Berita Terkini
2 Jam Diperiksa Polda...
2 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Ketum YLBHI Ditanya soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Jenderal Sigit Tegaskan...
Jenderal Sigit Tegaskan Polri Tidak Sembarangan Tempatkan Personel di Luar Struktur
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
Tokoh Nasional Ajukan...
Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae, Nadiem: Dukungan Tegakkan Keadilan dan Kebenaran
Barang Bukti OTT Bupati...
Barang Bukti OTT Bupati Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 M
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved