PKS Minta Indonesia Protes India soal Kekerasan terhadap Muslim

Jum'at, 28 Februari 2020 - 19:25 WIB
PKS Minta Indonesia...
PKS Minta Indonesia Protes India soal Kekerasan terhadap Muslim
A A A
JAKARTA - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR meminta Pemerintah Indonesia aktif mendesak India agar menghentikan aksi kekerasan terhadap muslim di India.

Bentrokan mengatasnamakan agama di India telah menewaskan 27 orang dan melukai lebih dari ratusan orang telah menimbulkan keprihatinan dunia.

"Sebagai anggota Dewan HAM dan DK PBB serta negara sahabat India yang cinta damai dan juga negara mayoritas muslim, berita yang tersebar bentrok terjadi karena adanya intoleransi dan diskriminasi terhadap minoritas muslim di India, jelas mengganggu dan menimbulkan keprihatinan kita," tutur Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/2/2020).

Oleh karena itu, kata dia, harus bersikap tegas menyuarakan keprihatinan dan mendesak India menghentikan tindak kekerasan, intoleransi, dan diskriminasi tersebut. (Baca juga: Menteri Agama Kecam Kekerasan terhadap Muslim di India )

Anggota Komisi I DPR ini mengatakan, tidak ada justifikasi pembenaran tindak kekerasan atas dasar intoleransi dan diskriminasi.

Dia menambahkan, India sebagai negara besar dan berdaulat harus mampu mewujudkan kedamaian di tengah-tengah rakyatnya atas prinsip kesamaan dan keadilan bagi semua, serta menyelesaikan perbedaan dengan jalan dialog.

"Perlindungan dan keamanan warga negara dari tindak persekusi, intoleransi, dan diskriminasi adalah hal yang utama bagi sebuah negara. Kita yakin dan berharap India dapat menyelesaikan masalah ini dengan baik sehingga rakyat yang berbeda agama, berbeda etnis, dapat hidup berdampingan secara damai dan harmoni," tutur Jazuli.

Akan tetapi, kata dia, jika India dan kelompok politik di dalamnya tidak bisa memberikan jaminan tersebut, maka atas nama kemanusiaan, hak asasi manusia, dan perdamaian dunia, PBB dan komunitas internasional harus turun tangan melakukan investigasi, penjagaan keamanan serta jaminan keselamatan warga dan minoritas muslim India sebagai bagian dari warga dunia.

Seperti diketahui, bentrokan disulut oleh pengesahan Undang-undang Kewarganegaraan yang kontroversial di India. Undang-undang itu mengizinkan India memberi status kewarganegaraan terhadap imigran yang menerima persekusi di negara asalnya seperti Bangladesh, Pakistan, dan Afghanistan.

Namun status kewarganegaraan itu hanya diberikan kepada imigran pemeluk agama Hindu, Kristen, dan agama minoritas lainnya selain Islam. Beleid itu disahkan oleh Perdana Menteri Narendra Modi yang beraliran sayap kanan.

Partai pengusungnya, Bhratiya Janata (BJP) dituduh bersikap diskriminatif terhadap umat muslim. Ini yang menimbulkan protes muslim India yang berujung bentrok dan pembakaran sejumlah masjid dan permukiman muslim.
(dam)
Berita Terkait
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Politikus PKS: Butuh...
Politikus PKS: Butuh Tindakan Cepat dari Pemimpin, Bukan Sekadar Pidato
Daftar Lengkap Susunan...
Daftar Lengkap Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Periode 2025-2030
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
Ketua Majelis Syura...
Ketua Majelis Syura PKS Periode 2025-2030 Ditentukan Pekan Ini
Tindakan Represif Polisi...
Tindakan Represif Polisi Terhadap Demonstran Penolak UU Ciptaker Dikritik
Berita Terkini
Mahfud MD: Pelimpahan...
Mahfud MD: Pelimpahan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Tidak Ada Dalam KUHAP
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Indonesia Darurat Korupsi,...
Indonesia Darurat Korupsi, Senator Filep Desak RUU Perampasan Aset Disahkan
4 Kombes Pol Dimutasi...
4 Kombes Pol Dimutasi Jadi Penyidik Kortas Tipidkor pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Infografis
Bukan Indonesia, Trump...
Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Negara ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved