Pemerintah Tegaskan Dukung Upaya Kreatif dalam Menjaga Lingkungan
Minggu, 23 Februari 2020 - 05:58 WIB
Pemerintah Tegaskan Dukung Upaya Kreatif dalam Menjaga Lingkungan
A
A
A
JAKARTA - Dirjen PPKL Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), RM Karliansyah mengatakan, pihaknya sangat mendukung semua upaya masyarakat dalam meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan.
Hal ini dikatakan Karliansyah dalam merespons event Lomba Cipta Lagu Bumi dan Lingkungan yang bertajuk 'Jazz Song of Earth Festival', yang dilaksanakan oleh Universitas Trisaksi (Usakti) Jakarta.
"Momen ini sangat tepat karena baru saja kita memperingati musibah bencana longsoran TPA sampah Leuwigajah 21 Pebruari 2005. Semoga lagu dan kreativitas kaum milenial yang lain ini dapat membuat lingkungan menjadi lebih baik," ujar Karliansyah, Minggu (23/2/2020).
Seperti diketahui, Usakti Jakarta, telah sukses menyelenggarakan event Lomba Cipta Lagu Bumi dan Lingkungan yang bertajuk 'Jazz Song of Earth Festival'.
Final Jazz Song of Earth Song Festival ini telah dilangsungkan di Auditorium Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi(FTKE), Usakti Jakarta, Sabtu (22/2/2020).
Setelah proses penjurian yang dilakukan oleh juri Candra Darusaman dan Andre Hehanusa, berdasarkan penampilan para finalis, diputuskan kategori pemenang sebagai berikut
Lagu Favorit dengan judul Rumah Bersama, Ciptaan Agus Guntoro dan Arief Mooyoto, Penyanyi Grace Kathrine, Usakti Jakarta. Sedangkan Penyanyi Favorit jatuh pada Grace Kathrine.
Untuk Juara 1 jatuh pada lagu Saatnya, Ciptaan Stevanie June Jonas, Penyanyi Stevanie June Jonas, Universitas Hasanudin Makassar. Juara 2 lagu Niscaya, Ciptaan Enci Madjid, Penyanyi Sherly Novita, Usakti. Juara 3 lagu Bumi Kita, Ciptaan D’bijou group, Penyanyi Indah Puspitasari, Usakti.
Selain didukung Lembaga Budaya Usakti, Ikatan Alumni Geologi Trisakti, Himpunan Mahasiswa Tehnik Geologi FTKE-Usakti, dan Badan Ekonomi Kraetif Indonesia, acara ini didukung penuh oleh Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian LHK.
Sebelumnya pada P6 Februari 2020 pukul 16.16 WIB, bertempat di Coffee Club Plaza Senayan telah dilakukan pengumuman finalis Jazz Song of Earth Festival-lomba cipta lagu bergenre jazz bertemakan lingkungan hidup.
Tim Juri menilai, berdasarkan kriteria meliputi harmoni. Yaitu antara musik pengiring. Notasi dan lirik dengan kemampuan bercerita ttg konten yg dimaksud kedalam notasi lagu
Kemudian berdasarkan lirik yakni mengiaskan kekuatan alam indonesia dan tangan tangan yang tidak bertanggung jawab selama ini. Lalu berdasarkan notasi yaitu kekuatan melodi lagu untuk memperkuat kedalaman lirik yang tercipta.
Penilaian juga berdasarkan notasi jazz yang dalam penjurian kali ini bobotnya disesuaikan dengan ekspresi dan musikalitas penciptanya. Terakhir penilaian berdasarkan cara mempresentasikannya dalam youtube. Sehingga viewers-nya semakin besar.
Dari penilaian ke dua juri tersebut di atas maka diperoleh 10 finalis yang kemudian berlomba pada acara final yang diadakan di Auditorium Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti, Jakarta, Sabtu (22/2). Adapun 10 Besar Finalis tersebut adalah sebagai berikut :
1. Senandung lirih kemarau , Pencipta Agus Guntoro dan Arief Mooyoto Penyanyi Puspita Dinda, Universitas Trisakti Jakarta
2. Niscaya , Pencipta Enci Madjid Penyanyi Sherly Novita, Universitas Trisakti Jakarta
3. Rumah bersama, Pencipta Agus Guntoro dan Arief Mooyoto, Penyanyi Grace Khatrine, Usakti Jakarta
4. Saatnya, Pencipta Stevani June Jonas Penyanyi Stevani June Jonas,Universitas Hasanuddin Makasaar
5. Impian generasi, Pencipta Zim’s Uki dan Sabila Begum Penyanyi Sabila Begum , Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
6. Indahkan bumi, Pencipta lirik Tjandrawati (ichan) Penyanyi Nisa Nurlatifa Rahma, Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.
7. Kabut asap hutanku, Pencipta Irawan Wijayanto Penyanyi Yoga Pristiadinata, Universitas Muhammadiyah Surakarta
8. Lihatlah, Pencipta Ismail Irianto dan Yollanda Penyanyi Yollanda Wulandari, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang
9. Di atas segalanya, Pencipta Enci Madjid Penyanyi Sofwan Idris, Usakti Jakarta
10. Bumi kita, Pencipta d’bijou group,Yohanes Chandra, Christian Koresy,Dehan Hizkia Penyanyi Indah Aprilianti, Usakti Jakarta
Hal ini dikatakan Karliansyah dalam merespons event Lomba Cipta Lagu Bumi dan Lingkungan yang bertajuk 'Jazz Song of Earth Festival', yang dilaksanakan oleh Universitas Trisaksi (Usakti) Jakarta.
"Momen ini sangat tepat karena baru saja kita memperingati musibah bencana longsoran TPA sampah Leuwigajah 21 Pebruari 2005. Semoga lagu dan kreativitas kaum milenial yang lain ini dapat membuat lingkungan menjadi lebih baik," ujar Karliansyah, Minggu (23/2/2020).
Seperti diketahui, Usakti Jakarta, telah sukses menyelenggarakan event Lomba Cipta Lagu Bumi dan Lingkungan yang bertajuk 'Jazz Song of Earth Festival'.
Final Jazz Song of Earth Song Festival ini telah dilangsungkan di Auditorium Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi(FTKE), Usakti Jakarta, Sabtu (22/2/2020).
Setelah proses penjurian yang dilakukan oleh juri Candra Darusaman dan Andre Hehanusa, berdasarkan penampilan para finalis, diputuskan kategori pemenang sebagai berikut
Lagu Favorit dengan judul Rumah Bersama, Ciptaan Agus Guntoro dan Arief Mooyoto, Penyanyi Grace Kathrine, Usakti Jakarta. Sedangkan Penyanyi Favorit jatuh pada Grace Kathrine.
Untuk Juara 1 jatuh pada lagu Saatnya, Ciptaan Stevanie June Jonas, Penyanyi Stevanie June Jonas, Universitas Hasanudin Makassar. Juara 2 lagu Niscaya, Ciptaan Enci Madjid, Penyanyi Sherly Novita, Usakti. Juara 3 lagu Bumi Kita, Ciptaan D’bijou group, Penyanyi Indah Puspitasari, Usakti.
Selain didukung Lembaga Budaya Usakti, Ikatan Alumni Geologi Trisakti, Himpunan Mahasiswa Tehnik Geologi FTKE-Usakti, dan Badan Ekonomi Kraetif Indonesia, acara ini didukung penuh oleh Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian LHK.
Sebelumnya pada P6 Februari 2020 pukul 16.16 WIB, bertempat di Coffee Club Plaza Senayan telah dilakukan pengumuman finalis Jazz Song of Earth Festival-lomba cipta lagu bergenre jazz bertemakan lingkungan hidup.
Tim Juri menilai, berdasarkan kriteria meliputi harmoni. Yaitu antara musik pengiring. Notasi dan lirik dengan kemampuan bercerita ttg konten yg dimaksud kedalam notasi lagu
Kemudian berdasarkan lirik yakni mengiaskan kekuatan alam indonesia dan tangan tangan yang tidak bertanggung jawab selama ini. Lalu berdasarkan notasi yaitu kekuatan melodi lagu untuk memperkuat kedalaman lirik yang tercipta.
Penilaian juga berdasarkan notasi jazz yang dalam penjurian kali ini bobotnya disesuaikan dengan ekspresi dan musikalitas penciptanya. Terakhir penilaian berdasarkan cara mempresentasikannya dalam youtube. Sehingga viewers-nya semakin besar.
Dari penilaian ke dua juri tersebut di atas maka diperoleh 10 finalis yang kemudian berlomba pada acara final yang diadakan di Auditorium Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti, Jakarta, Sabtu (22/2). Adapun 10 Besar Finalis tersebut adalah sebagai berikut :
1. Senandung lirih kemarau , Pencipta Agus Guntoro dan Arief Mooyoto Penyanyi Puspita Dinda, Universitas Trisakti Jakarta
2. Niscaya , Pencipta Enci Madjid Penyanyi Sherly Novita, Universitas Trisakti Jakarta
3. Rumah bersama, Pencipta Agus Guntoro dan Arief Mooyoto, Penyanyi Grace Khatrine, Usakti Jakarta
4. Saatnya, Pencipta Stevani June Jonas Penyanyi Stevani June Jonas,Universitas Hasanuddin Makasaar
5. Impian generasi, Pencipta Zim’s Uki dan Sabila Begum Penyanyi Sabila Begum , Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
6. Indahkan bumi, Pencipta lirik Tjandrawati (ichan) Penyanyi Nisa Nurlatifa Rahma, Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.
7. Kabut asap hutanku, Pencipta Irawan Wijayanto Penyanyi Yoga Pristiadinata, Universitas Muhammadiyah Surakarta
8. Lihatlah, Pencipta Ismail Irianto dan Yollanda Penyanyi Yollanda Wulandari, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang
9. Di atas segalanya, Pencipta Enci Madjid Penyanyi Sofwan Idris, Usakti Jakarta
10. Bumi kita, Pencipta d’bijou group,Yohanes Chandra, Christian Koresy,Dehan Hizkia Penyanyi Indah Aprilianti, Usakti Jakarta
(maf)