Anggota DPD Pertanyakan Pencairan Dana Bencana 4 Daerah di Sulteng

Senin, 17 Februari 2020 - 18:21 WIB
Anggota DPD Pertanyakan...
Anggota DPD Pertanyakan Pencairan Dana Bencana 4 Daerah di Sulteng
A A A
JAKARTA - Penyaluran dana bantuan bencana gempa sebesar Rp1,9 triliun yang berasal dari pemerintah pusat kepada empat kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara (Sulteng) dipertanyakan.

Pertanyaan itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Abdul Rachman Thaha yang ditujukan kepada empat pemkab/pemkot, yakni Donggala, Sigi, Parigi Moutong dan Kota Palu.

"Agar menyalurkan dana bantuan Rp1,9 triliun itu," kata Senator dari Sulawesi Tengah itu, akhir pekan lalu.

Menurut kabar yang diperoleh pria yang biasa disapa ART itu, bantuan belum disalurkan ke korban gempa karena adanya rasa kekhawatiran dari empat pemkab/pemkot berkaitan dengan mekanisme penyaluran bantuan.

Dia menilai alasan tersebut tidak tepat."Jika alasannya seperti itu, sangat tidak masuk akal," katanya.

ART berharap jika ada upaya penyelewengan dari oknum atau kelompok terkait dana bantuan tersebut maka akan segera berhadapan dengan aparat penegak hukum."Siap-siap berhadapan dengan aparat kepolisian, kejaksaan dan KPK," tutur ART.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan telah meneken dana hibah daerah sebesar Rp1,9 triliun untuk korban gempa dan tsunami di empat daerah di Sulawesi Tengah yang terjadi pada 2018 silam.

Seperti ditulis setkab.go.id, Selasa 8 Oktober 2019, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan, dana ini diharapkan dalam waktu tujuh hari kerja sudah masuk ke rekening kas daerah. Selanjutnya akan ditransfer ke rekening perorangan kepada masyarakat yang terdampak bencana, baik yang rumahnya rusak berat, rusak sedang, dan rusak.

"Masing-masing senilai Rp 50 juta, Rp25 juta, dan Rp10 juta," kata Doni seperti kutip dari setkab.go.id.
(dam)
Berita Terkait
Gempa Cianjur, Ilmuwan...
Gempa Cianjur, Ilmuwan Minta Lempeng dan Sesar Ini Diwaspadai
Gempa Dahsyat Tibet,...
Gempa Dahsyat Tibet, 3 Negara Tetangga Ikut Terguncang
Gempa Besar Landa NTT,...
Gempa Besar Landa NTT, PVMBG: Awas Ada Bahaya Ikutan
Terjadi 20.000 Kali...
Terjadi 20.000 Kali Gempa Bumi Setahun, Ancaman Nyata yang Sering Diabaikan
Bencana Abad Ini, Korban...
Bencana Abad Ini, Korban Tewas Gempa Turki-Suriah Tembus 20.000 Lebih
10 Bencana Alam yang...
10 Bencana Alam yang Banyak Menelan Korban Jiwa pada 2023
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved