Pascaobservasi, Pemerintah Tetap Pantau 243 WNI dari Wuhan

Jum'at, 07 Februari 2020 - 19:11 WIB
Pascaobservasi, Pemerintah...
Pascaobservasi, Pemerintah Tetap Pantau 243 WNI dari Wuhan
A A A
JAKARTA - Pemerintah memastikan tetap memantau 243 warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan pascaobservasi. Seperti diketahui, 243 WNI tersebut tengah menjalani observasi di Natuna selama 14 hari.

"Kawan-kawan dari Kemenkes sudah memikirkan, jadi kalau kita melihat 243 kawan-kawan yang diobservasi, nantinya dipantau kesehatannya," kata Pelaksana Tugas (Plt) Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani di KSP, Jumat (7/2/2020).

(Baca juga: Pemerintah Alokasikan Rp1 M untuk Makan WNI dari Wuhan)


Dia mengatakan, pemerintah telah mempunyai desain penanganan 243 WNI setelah diobservasi di Natuna. "Termasuk di dalamnya mempersiapkan rumah sakit di kota asalnya akan diperkuat," ungkapnya.

Sementara itu Pelaksana tugas (Plt) Deputi II Kantor Staf Presiden Abetnego Tarigan mengatakan pemerintah terus bekerja sama dengan WHO untuk memastikan, agar penanganan corona dilakukan dengan baik.

Dia berharap adanya kejadian ini tidak ada stigma ataupun diskriminasi. "Kita hindari stigmatisasi dan jangan menjadi diskriminasi," ungkapnya.

Dia pun meminta, agar masyarakat tidak terlalu khawatir dengan merebaknya virus korona. Meski demikian sikap waspada harus tetap ada.

"Kami perlu sampaikan dan yakinkan, bahwa tak perlu satu kekhawatiran yang luar biasa, namun diperlukan kewaspadaan yang luar biasa," tuturnya.

Menanggapi adanya rumah sakit di daerah yang tidak memadai menangani virus corona, Abetnego menilai kemungkinan itu pasti ada. Namun dia memastikan, selama sampel-sampel dari daerah dikirim secara cepat, maka pusat segera meresponsnya.

"Sehingga bisa dilakukan penelitian. Sepanjang respons rumah sakit pusat berjalan baik, pasti bisa dijawab terkait kapasitas daerah yang tadi mungkin enggak memadai," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
803 Warga Indonesia...
803 Warga Indonesia di Luar Negeri Sembuh dari Infeksi Virus Corona
Kemlu Konfirmasi 536...
Kemlu Konfirmasi 536 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19
Sebanyak 773 Orang WNI...
Sebanyak 773 Orang WNI di Luar Negeri Terinfeksi Virus Corona
Pasien Sembuh Melonjak,...
Pasien Sembuh Melonjak, Total WNI Positif Corona di Luar Negeri 703 Orang
Pandemi Corona, KBRI...
Pandemi Corona, KBRI Canberra Bagi-bagi Sembako untuk WNI di Australia
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Berita Terkini
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved