Tak Hanya Skill, Mahasiswa Dituntut Punya Wawasan Kebangsaan

Kamis, 06 Februari 2020 - 18:47 WIB
Tak Hanya Skill, Mahasiswa...
Tak Hanya Skill, Mahasiswa Dituntut Punya Wawasan Kebangsaan
A A A
JAKARTA - Selain berefek positif, perkembangan teknologi informasi yang pesat juga menimbulkan dampak negatif. Salah satunya menggerus dan mereduksi nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda Indonesia.

Dengan kemajuan teknologi, generasi muda diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi semua informasi yang diterima.

Sikap itu dinilai penting sebagai upaya mempertahankan jati diri. Ilmu pengetahuan dan keterampilan (skill) yang dimiliki mahasiswa dinilai harus pula diimbangi dengan akhlak dan Wawasan kebangsaan

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Suhardi Alius saat memberikan kuliah umum (stadium generale) di hadapan sekitar 600 mahasiswa dengan tema Resonansi Kebangsaan dan Bahaya serta Pencegahan Radikalisme di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Rabu 5 Februari 2020.

“Dunia maya bisa mengubah orang dari hal-hal positif menjadi negatif. Salah satunya masalah radikalisme dan terorisme yang mana penyebaran paham-paham itu masuk melalui dunia maya. Untuk itu knowledge dan skill yang dimiliki adik-adik ini harus diimbangi dengan akhlak dan wawasan kebangsaan,” tutur Suhardi.

Dia mengimbau mahasiswa ITB untuk memiliki kepedulian atau wareness bahwa kemajuan teknologi biarpun sangat bagus ternyata ada sisi negatif.

Sebagai bagian dari pengembangan teknologi, kata dia, sivitas akademika ITB harus peduli dan mewaspadai paham-paham yang bisa masuk di lingkungan mahasiswa yang tidak disadari oleh mahasiswa tersebut.

“Kelompok (radikal terorisme-red) itu melakukannya secara pelan-pelan, ada proses indoktrinasi dan sebagainya. Dengan kewaspadaan itu, adik-adik bisa menjadi agent of change. Di samping sebagai kontributor yang baik, tapi dia juga memberikan masukan-masukan terkiat bagaimana mengatasi hal-hal atau dinamika yang tidak lazim untuk segera diinformasikan, baik kepada dosen, guru atau kepada rektor sehingga segera bisa diatasi,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Suhardi mengapresiasi antusiasme mahasiswa dalam mengikuti kuliah umum yang diberikannya. “Luar biasa, mereka langsung angkat tangan untuk bertanya semua. Itu merupakan wujud bahwa mereka punya kepedulian. Ada ‘Garuda di Dadaku’, itu yang paling penting. Walaupun dia apa pun agamanya, kita punya ‘Garuda di Dadaku’sebagai makhluk sosial yang ada pada bangsa dan negara ini,” tuturnya.

Usai memberikan kuliah umum, dalam kesempatan tersebut Kepala BNPT juga menyempatkan untuk memberikan pembekalan materi dengan tema Peran Sivitas Akademica dalam Menangkal Penyebaran Paham Radikal Terorisme kepada para pejabat struktural ITB yang baru saja dilantik pada Rabu pagi oleh Rektor ITB, Prof Reini Wirahadikusumah MSCE, PhD.

Sementara itu Rektor ITB Prof Reini Wirahadikusumah menegaskan kampusnya terus bertekad untuk mencetak lulusannya yang bisa menjadi berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara Indonesia ini.

Tidak hanya mencetak mahasiwa yang memiliki ilmu pengetahuan dan keahlian, namun mahasiswa tersebut harus memiliki wawasan kebangsaan yang tinggi dalam membangun bangsa ini.

“Dari sisi aspek pendidikan formalnya, yakni sains, teknolog, seni, humaniora dan sebagainya, Kami ini bisa dikatakan sebagai ahlinya. Tetapi hal tersebut tentunya tidak cukup. Mahasiswa pun harus memiliki kemampuan kebangsaan yang sangat baik. Hal tersebut (wawasan kebangsaan-red) kami bukan ahlinya,” ujar Reini usai mendampingi Kepala BNPT untuk memberikan pembekalan.
(dam)
Berita Terkait
GAR Bawa Nama ITB, Rektorat...
GAR Bawa Nama ITB, Rektorat Sebut Bukan Bagian dari Kampus
Jaga Pluralisme, Caketum...
Jaga Pluralisme, Caketum IA ITB Serukan GAR ITB Tahan Diri
Gembong Primadjaja:...
Gembong Primadjaja: IA ITB Mestinya Banyak Mendiskusikan Sains dan Teknologi, Bukan Politik
Sejarah ITB Kampus Jatinangor...
Sejarah ITB Kampus Jatinangor yang Jadi Off-G Campus Pertama
ITB Buka Jalur Masuk...
ITB Buka Jalur Masuk Baru, Seleksi Siswa Unggul 2026, Camaba Cek Yuk
Din Syamsuddin Dilaporkan...
Din Syamsuddin Dilaporkan GAR ITB ke KASN sejak Oktober 2020
Berita Terkini
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved