Saeful Akui Sumber Dana Suap untuk Wahyu dari Harun Masiku

Rabu, 05 Februari 2020 - 19:23 WIB
Saeful Akui Sumber Dana...
Saeful Akui Sumber Dana Suap untuk Wahyu dari Harun Masiku
A A A
JAKARTA - Tersangka suap kasus pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR, Saeful Bahri mengatakan bahwa sumber dana yang digunakan untuk menyuap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan berasal dari mantan Caleg PDIP Harun Masiku.

"Sumber dana dari Pak Harun," ujar Saeful usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (5/2/2020). (Baca juga: PDIP: Kalau Ada Media Tahu di Mana Harun Masiku, Ditunjukkan Saja )

Bahkan Saeful menegaskan semua sumber dana untuk menyuap Wahyu Setiawan berasal dari Harun Masiku. "Semua dari Pak Harun," katanya.

Saeful mengaku diperiksa penyidik Komisi Pemberatansan Korupsi (KPK) untuk menjadi saksi melengkapi berkas perkara Wahyu Setiawan.

Diketahui, KPK telah menetapkan mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan sebagai tersangka penerima suap terkait penetapan anggota DPR-RI Terpilih tahun 2019-2024.

Selain Wahyu, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka yakni sebagai penerima mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu yang juga orang kepercayaan Wahyu yakni Agustiani Tio Fridelina, dan sebagai pihak pemberi mantan Caleg PDIP Harun Masiku dan pihak swasta Saeful Bahri. (Baca juga: Usai Diperiksa KPK, Wahyu: Saya Tak Kenal Harun, tapi Kenal Hasto )

Dalam kasus ini, Wahyu meminta kepada caleg PDIP Harun Masiku sebesar Rp900 juta, agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia pada Maret 2019.
(kri)
Berita Terkait
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
OTT Hanya Dua Kali dalam...
OTT Hanya Dua Kali dalam 6 Bulan, KPK: Penjahatnya Lebih Pintar
Breaking News: KPK Gelar...
Breaking News: KPK Gelar OTT Jakarta dan Bekasi, Pejabat Negara Ditangkap
OTT di Jakarta dan Semarang,...
OTT di Jakarta dan Semarang, KPK Amankan Pejabat Perkeretaapian
Hanya Tangkap 5 Orang,...
Hanya Tangkap 5 Orang, KPK Akui Tak Banyak OTT Sepanjang Semester I 2022
Usai Terjaring OTT KPK,...
Usai Terjaring OTT KPK, Bupati Meranti Segera Diterbangkan ke Jakarta
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved