Politikus Nasdem Nilai Menkumham Paling Bertanggung Jawab Soal Harun Masiku

Senin, 03 Februari 2020 - 18:20 WIB
Politikus Nasdem Nilai...
Politikus Nasdem Nilai Menkumham Paling Bertanggung Jawab Soal Harun Masiku
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari menilai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly yang paling bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kepulangan Harun Masiku. Dia mengkritik pernyataan Yasonna Laoly yang menyatakan siap mundur dari jabatannya jika Tim Pencari Fakta Kepulangan Harun Masiku tidak menemukan kesalahan kepada Ronny Franky Sompie dan Alif Suaidi.

"Padahal seharusnya, yang paling bertanggung jawab adalah menteri dalam konteks yang lebih luas lagi. Gimana soal kita menjaga pintu gerbang negeri ini. Itu tugas menteri, bukan semata tugas Dirjen," ujar Taufik Basari di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/2/2020).

Maka itu, politikus Partai Nasdem ini ingin mempertanyakan masalah kesimpangsiuran informasi kepulangan Harun Masiku kepada Yasonna Laoly dalam rapat kerja Komisi III DPR nantinya. "Ya beliau (Yasonna-red) harus bisa mempertanggungjawabkan pernyataannya, karena justru menurut saya pernyataannya terbalik. Harusnya dia katakan, 'Jika ada kesalahan yang terbukti dilakukan oleh anak buah saya, saya harus siap mundur'. Harusnya gitu," ujarnya. (Baca juga: Yasonna Siap Mundur jika Ronny Sompie Tak Bersalah ).

Dia melanjutkan, Yasonna justru sebaliknya, menyatakan siap mundur jika Ronny Franky Sompie tidak terbukti salah. "Ini kan terbalik, ini contoh yang tidak baik bagi masyarakat soal keberanian mempertanggungjawabkan tugas yang tidak berjalan dengan baik," tuturnya.

Diketahui, Yasonna Laoly mencopot Ronny Franky Sompie dari jabatan Direktur Jenderal Imigrasi dan Alif Suaidi dari jabatan Direktur Sistem dan Teknologi Informasi (Dirsistik) Keimigrasian karena dianggap bertanggung jawab atas masalah kesimpangsiuran informasi kepulangan Harun Masiku.

Adapun Calon Legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Harun Masiku telah masuk daftar pencarian orang (DPO). Selain Harun Masiku, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan sejumlah orang sebagai tersangka kasus suap PAW itu. Mereka adalah eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, eks Anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina, dan pihak swasta Saeful.
(zik)
Berita Terkait
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
OTT di Jakarta dan Semarang,...
OTT di Jakarta dan Semarang, KPK Amankan Pejabat Perkeretaapian
Breaking News: KPK Gelar...
Breaking News: KPK Gelar OTT Jakarta dan Bekasi, Pejabat Negara Ditangkap
OTT Hanya Dua Kali dalam...
OTT Hanya Dua Kali dalam 6 Bulan, KPK: Penjahatnya Lebih Pintar
OTT Jakarta dan Bekasi,...
OTT Jakarta dan Bekasi, KPK Tangkap Pejabat Basarnas
OTT KPK di Bengkulu,...
OTT KPK di Bengkulu, Sejumlah Uang Disita dan 7 Orang Diamankan
Berita Terkini
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved