Komisi I DPR Pertanyakan Progres Evakuasi WNI dari Wuhan

Kamis, 30 Januari 2020 - 12:52 WIB
Komisi I DPR Pertanyakan...
Komisi I DPR Pertanyakan Progres Evakuasi WNI dari Wuhan
A A A
JAKARTA - Sejumlah anggota Komisi I DPR mempertanyakan soal progres upaya evakuasi WNI di Wuhan, China dalam rapat kerja (Raker) dan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Panglima TNI, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Terkait evakuasi WNI di Wuhan, bagaimana progresnya. Kami mendengar Jepang sudah lakukan kemarin, Pak, Amerika juga sudah. Kami ingin mendengar sedikit soal evakuasi dan apa yang akan dilakukan di sana," kata Anggota Komisi I DPR Christina Aryani di Ruang Rapat Komisi I DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Politikus Partai Golkar ini juga menanyakan soal pengiriman kebutuhan logistik bagi WNI di Wuhan. "Juga soal kebutuhan logistik baik masker maupun makanan," imbuhnya.

Senada, Wakil Ketua Komisi I DPR Teuku Riefky Harsya mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan pemerintah terkait upaya evakuasi WNI. Pihaknya juga sudah mendapatkan beberapa informasi dari Kemlu terkait dengan rencana evakuasi 243 WNI yang 12 di antaranya merupakan mahasiswa Aceh, yang melibatkan pesawat-pesawat dari TNI AU. "Tentu kami ingin mendengar perkembangannya seperti apa," tanya Riefky di kesempatan sama. (Baca juga: Panglima TNI Benarkan Opsi Sewa Lion Air untuk Evakuasi WNI di Wuhan ).

Kemudian, Riefky melanjutkan, pihaknya juga memahami bahwa psikis dari WNI yang terisolasi di sana penting untuk diperhatikan. Asupan makanan, penggunaan disinfektan, serta kondisi psikis WNI perlu dijaga.

Untuk itu, Sekretaris Fraksi Demokrat DPR ini berharap bahwa pemerintah terus memberikan dukungan dan rasa kepedulian kelada 243 WNI di sana. Dia memahami bahwa upaya evakuasi ini tidak mudah karena harus melalui sejumlah tahapan, tetapi jangan sampai mereka terinfeksi.

"Tetapi kami ingin tahu perkembangan terakhir karena kami dengar sudah ada persiapan-persiapan. Tadi juga disampaikan Bu Christina bahwa beberapa negara sudah ada progres ke sana. Gimana dari pemerintah Indonesia."
(zik)
Berita Terkait
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
E484K, Varian Anyar...
E484K, Varian Anyar Virus Corona
Sulit Ekonomi karena...
Sulit Ekonomi karena Corona, Ayah Jual Ponsel Rusak untuk Beli Beras
PSBB di Beberapa Daerah,...
PSBB di Beberapa Daerah, Tak Gentarkan Warga Beraktivitas di Luar Rumah
Dampak Corona, Satu...
Dampak Corona, Satu Keluarga di Serang Banten Kelaparan
Berita Terkini
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved