KNPI Bela Menkumham yang Didesak Mundur ICW

Minggu, 26 Januari 2020 - 00:03 WIB
KNPI Bela Menkumham...
KNPI Bela Menkumham yang Didesak Mundur ICW
A A A
JAKARTA - Desakan mundur yang dilontarkan Indonesia Coruption Wath (ICW) terhadap Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly dinilai mengada-ada. Desakan itu muncul setelah Yasonna memberikan informasi yang dinilai menyesatkan mengenai keberadaan Harun Masiku, tersangka suap untuk Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

"Saya rasa apa yang dilakukan ICW meminta Presiden Jokowi memecat Menkumham terlalu lebay," ujar Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama dalam keterangan persnya kepada wartawan, Sabtu (25/1/2020).

Haris menilai, bisa jadi Menkumham mendapat laporan yang berbeda diawal terkait keberadaan Harun. "Sebagai menteri tentu mendapat laporan dari anak buah. Mungkin ini pak Menteri dapat laporan yang berbeda dari anak buah. Jadi bukan salah beliau," tegasnya.

Menurut dia terpilihnya kembali Yasonna sebagai Menkumham periode kedua pemerintahan Jokowi menunjukan bahwa apa yang sudah dikerjakan membawa kebaikan bagi bangsa dan negara. "Jangan karena sosok Harun yang korupsi, terus mereka minta Menkumham mundur," ungkapnya.

Haris mengatakan pihaknya siap berada di belakang Menkumham untuk terus mendukung kerja-kerjanya di Pemerintahan Jokowi-Kh Maruf Amin. "KNPI mendukung penuh Menkumham. Kami akan lawan orang-orang yang mencoba mengganggunya," tandas Haris.
(zil)
Berita Terkait
Kemenkumham-Pemkab Lamandau...
Kemenkumham-Pemkab Lamandau Teken Kerjasama Dibidang Hukum dan HAM
96 Orang Lolos Seleksi...
96 Orang Lolos Seleksi Administrasi Anggota Komnas HAM Ini Nama-namanya
Wamenkumham Resmikan...
Wamenkumham Resmikan Gerai Ketiga Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil DKI Jakarta
2022 Jajaran Kemenkumham...
2022 Jajaran Kemenkumham Diminta Produktif, Sekjen Ungkap 4 Program Utama
Stafsus Menkumham ke...
Stafsus Menkumham ke Emak-emak: Berani Raih Mimpi dan Capai Kemerdekaan Finansial
Tolak KLB Deliserdang,...
Tolak KLB Deliserdang, Demokrat Jabar Ultimatum Kementerian Hukum dan HAM
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved