Bentangkan Kain Hitam, Karyawan TVRI Minta Perhatian Jokowi

Senin, 20 Januari 2020 - 13:05 WIB
Bentangkan Kain Hitam,...
Bentangkan Kain Hitam, Karyawan TVRI Minta Perhatian Jokowi
A A A
JAKARTA - Karyawan melakukan perlawanan terhadap Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI yang memberhentikan Direktur Utama LPP TVRI Helmy Yahya. Mereka membentangkan kain hitam kelam di depan Gedung TVRI, Senin (20/1/2020).

Sejumlah karyawan yang terhimpun dalam Komite Penyelematan TVRI memasang kain hitam tersebut sejak subuh. Selain itu, para karyawan mengganti konten LED di lobi gedung dengan tulisan #sAVETVRI, Kami Bangga dengan Kemajuan TVRI saat ini, Pikirkan Kesejahteraan Kami melalui Tukin.

"Kain hitam kelam adalah simbol keprihatinan mendalam atas tercerabutnya masa depan dan kejayaan TVRI. Masa depan dan harapan indah yang mulai tergambar kini buyar. Kesejahteraan yang telah dirintis, tunjangan kinerja (tukin) yang harusnya segera bisa didapatkan kini memudar dan terancam serius karena konflik yang sebenarnya tidak perlu terjadi," kata Ketua Komite Penyelamatan TVRI, Agil Samal, Senin (20/1/2020). (Baca juga: Kisruh TVRI, Helmy Yahya Akui Pencopotannya Terkait Liga Inggris )

Selain itu, konten TVRI yang menjadi simbol-simbol kebangkitan televisi milik pemerintah ini terancam dan diancam oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan TVRI bangkit.

"Kita minta para petinggi negara, Presiden, Menkominfo dan Komisi I DPR untuk cepat mengambil sikap memangkas kewenangan Dewas yang berlebihan. Jika kita bandingkan dengan Dewas di TV publik lainnya di dunia, maka kewenangan Dewas hanya mencakup etik dan konten saja, tidak lebih dari itu. PP 13 Tahun 2005 yang mengatur tentang TVRI sekiranya dapat ditinjau kembali. Tolong bantu kami, #SAVETVRI," tandasnya. (Baca juga: Soal Kabar Pencopotan Helmy Yahya, Begini Jawaban Dewas LPP TVRI )

Agil menambahkan, setelah dipasang selama beberapa saat, kain hitam yang menyelubungi TVRI sekitar pukul 08.30 WIB dicopot oleh sekuriti atas perintah Dewas.
(dam)
Berita Terkait
Dua Karyawan Meninggal...
Dua Karyawan Meninggal Dunia COVID-19, TVRI Jatim Lockdown 15 Hari
Uji Kelayakan dan Kepatutan...
Uji Kelayakan dan Kepatutan Rampung, Ini Jajaran Direksi LPP TVRI Periode 2023-2028
Karyawan Meninggal karena...
Karyawan Meninggal karena Corona, TVRI Sumsel Hentikan Produksi Berita
Komisi I DPR Gelar Uji...
Komisi I DPR Gelar Uji Kepatutan dan Kelayakan 15 Calon Dewas TVRI
Bikin Malu, Setop Polemik...
Bikin Malu, Setop Polemik Bansos Antara Pemprov DKI dan Pusat
Rapat dengan DPR, Dewas...
Rapat dengan DPR, Dewas Ungkap Alasan Pemecatan Tiga Direktur TVRI
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved