Kemeriahan Festival Nasi Pagar 2020 di Grobogan

Minggu, 19 Januari 2020 - 12:05 WIB
Kemeriahan Festival...
Kemeriahan Festival Nasi Pagar 2020 di Grobogan
A A A
GROBOGAN - Festival Nasi Pagar 2020 di Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Minggu (19/1/2020), berlangsung meriah. Ribuan masyarakat Grobogan dan sekitarnya tumpah ruah meramaikan festival tersebut.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang hadir tampak penasaran dengan nasi pagar yang menjadi menu utama. Mengajak istrinya, Siti Atikoh, Ganjar rela ngontel dari Semarang menuju Grobogan untuk ikut menikmati kuliner unik tersebut.

"Seumur hidup saya baru nemu, ada masyarakat makan pagar. Kalau ndak sakti, tidak mungkin, untune mesti kuat tenan (gignya pasti sangat kuat). Makanya saya datang jauh-jauh bersepeda dari Semarang ke sini untuk membuktikan," ungkap Ganjar.

Namun apa yang ditemui Ganjar ternyata tidak sesangar yang terdengar. Nasi Pagar merupakan olahan penganan yang sangat lezat. Nasi pagar terdiri dari nasi, sayur mayur seperti daun pepaya, tauge dan srundeng (kelapa parut) yang berasa asin ditambah sayuran lainnya.

Bedanya dengan pecel, nasi pagar diberikan mlanding atau petai cina yang tua dan muda. Semua bahan sayuran itu digabung jadi satu dalam sebuah pincuk daun dan disiram menggunakan sambal kacang. Rempeyek dan bakwan menjadi pendamping menu makanan itu.

"Ternyata rasanya enak sekali, ini kuliner khas yang dapat dijual ke wisatawan," tambahnya.

Ganjar mengatakan, Jawa Tengah memiliki banyak potensi kuliner khas yang dapat dikembangkan. Untuk itu, dirinya sangat senang, saat orang Grobogan menggelar festival nasi pagar.

"Bayangkan, nasi pagar difestivalkan orang ramainya seperti ini. Ke depan ini dapat dikembangkan menjadi agenda wisata tahunan, tentunya dengan penambahan menu khas lainnya yang menggoda selera," tambahnya.

Nama nasi pagar lanjut Ganjar sudah sangat menjual. Namanya yang unik, tentu akan membuat orang khususnya wisatawan penasaran ingin mencoba.

"Namun tidak cukup kalau hanya dibungkus daun dengan harga Rp2500-4000. Kalau ingin naik kelas, kemasannya harus lebih menarik dan dijual di tempat-tempat seperti hotel atau restoran agar nasi pagar terkenal di pecinta kuliner nasional dan mancanegara," pungkasnya.

Salah satu penjual nasi pagar, Kusriyah,65, mengatakan, nasi pagar merupakan penganan khas daerah Godong. Makanan ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan tetap dilestarikan.

"Hampir mirip dengan pecel, bedanya di bahannya yakni ada mlanding dan srundeng asin. Rasanya juga enak, dengan harga mulai Rp2500-4000 bisa menikmati makanan ini," kata dia.

Kusriyah berharap, festival makanan khas seperti ini sering digelar oleh pemerintah. Dengan begitu, maka makanan peninggalan nenek moyang ini akan terus dikenal dan dilestarikan.
(akn)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Jateng Turun Drastis, Ganjar Genjot Sektor Investasi
Gubernur Jateng Ancam...
Gubernur Jateng Ancam Pidanakan Pembuat Surat Keterangan Domisili Aspal untuk PPDB
Selain SKD Aspal, Juga...
Selain SKD Aspal, Juga Ditemukan Modus Dompleng KK pada PPDB
Produktivitas Panen...
Produktivitas Panen Padi Jawa Tengah Tertinggi di Indonesia
Ganjar Ingatkan Pejabat...
Ganjar Ingatkan Pejabat Publik Tertib Patuhi Protokol Kesehatan
Berita Terkini
Pastikan Jokowi Hadiri...
Pastikan Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Andi Azwan: untuk Buktikan Keaslian Ijazah
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: JPU Abaikan Sejumlah Laporan Pelapor dalam Dakwaan
Presiden Prabowo Jadi...
Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved