Natuna Diklaim China, Indonesia Diminta Mainkan Strategi 'Total Footbal'

Selasa, 07 Januari 2020 - 12:07 WIB
Natuna Diklaim China,...
Natuna Diklaim China, Indonesia Diminta Mainkan Strategi 'Total Footbal'
A A A
JAKARTA - Badan Kerja Sama Antarparlemen (BKSAP) DPR minta tindak tegas kapal China yang menerobos perairan Natuna.

Dia menganggap konflik Indonesia-China di wilayah Natuna merupakan hal yang serius. “Pertama-tama saya mengapresiasi pejabat pemerintah melalui Menlu yang sudah menyatakan nota protes kepada Pemerintah China karena insiden kapal nelayan yang dikawal cost guard-nya di Natuna,” kata Wakil Ketua BKSAP DPR Mardani Ali Sera dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Selasa (7/1/2019).

Ketua DPP PKS ini mengatakan, laut natuna adalah wilayah kedaulatan Indonesia sesuai ketetapan United Cobvention for The Law of Sea (UNCLOS) PBB,

“Lautan Natuna merupakan bagian dari NKRI, dan tidak akan pernah bisa dianeksasi China, Pemerintah Indonesia tidak perlu takut gangguan macam ini,” ujar Mardani. (Baca juga: Gerindra Tak Terima Prabowo Dinilai Lembek soal Natuna )

Dia juga minta pemerintah tidak hanya menggunakan cara-cara diplomasi bila China tetap bersikeras menolak layangan protes dari Indonesia.

"Segala cara harus digunakna untuk mempertahankan kedaulatan wilayah nasional, bisa gunakan cara 'total football' bila jalur diplomasi tidak mempan juga,” kata inisiator gerakan #KamiOposisi ini. (Baca juga: Natuna Diklaim China, Demokrat Sarankan Jokowi Ngobrol Bareng SBY )

Mardani minta Pemerintah Indonesia memperkuat keamanan di berbagai wilayah laut yang berpotensi konflik termasuk di wilayah Natuna agar tidak terjadi gangguan ancaman seperti ini dari negara lain.

“Tujuannya untuk memperkuat keamanan militer, pemerintah bisa pertama bisa menggunakan deterrence (penangkisan). Selanjutnya menggunakan defence (pertahanan), kemudian menggunakan compellence (penggunaan kekuatan secara aktif). Terakhir bisa menggunakan aliansi dan balance of power,” tutur anggota DPR asal daerah pemilihan Jakarta Timur ini.
(dam)
Berita Terkait
Gelombang Tenang Menyimpan...
Gelombang Tenang Menyimpan Ancaman: Konflik Laut China Selatan dan Kedaulatan Indonesia
Pakar: Manuver China...
Pakar: Manuver China di Laut Natuna Utara Harus Disikapi Tegas
Negara yang Pernah Mengklaim...
Negara yang Pernah Mengklaim Laut Natuna Sebagai Wilayahnya, Siapa Saja?
Pernyataan JAKI Sebagai...
Pernyataan JAKI Sebagai Majelis Rakyat Global untuk Mewujudkan Resolusi Konflik Laut China Selatan
Apakah Indonesia Berbatasan...
Apakah Indonesia Berbatasan dengan Laut China Selatan? Ini Jawabannya
Konflik di Laut China...
Konflik di Laut China Selatan
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved