Bantu Korban Banjir DKI, Pemprov Jateng Kirim Bantuan Logistik dan 50 Relawan
Jum'at, 03 Januari 2020 - 18:32 WIB
Bantu Korban Banjir DKI, Pemprov Jateng Kirim Bantuan Logistik dan 50 Relawan
A
A
A
SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) segera mengirimkan bantuan logistik yang sangat diperlukan bagi para korban banjir di DKI Jakarta. Selain logistik, Pemprov juga memberangkatkan 50 personel dan relawan dari Jateng untuk membantu para korban banjir di Ibu Kota.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pagi tadi BPBD Jawa Tengah telah berkomunikasi dengan BPBD DKI Jakarta. Hasilnya, Jumat (3/1/2020) malam bantuan dari Jawa Tengah siap diberangkatkan.
"Kebetulan BPBD ada acara dengan BNPB di Jakarta. Insyaallah malam nanti logistik kita kirim," kata Ganjar usai meninjau rumah pompa di Kota Pekalongan.
Bantuan logistik tersebut, lanjut Ganjar, telah sesuai dengan list yang diberikan BPBD DKI Jakarta dan sesuai kebutuhan mendesak yang diperlukan masyarakat. Total ada 33 item bantuan, dan per item dikirim sebanyak 2.000 buah.
"Ada popok, selimut, air minum kemasan, seragam sekolah, tenda, matras, mukena, sarung dan lainnya. Nanti malam akan kita kirim," kata Ganjar.
Setelah bantuan dikirim, esok pagi sebanyak 50 personel dan relawan akan bertolak ke Jakarta. Di sana, selain komunikasi dengan Pemprov DKI Jakarta, tim juga akan koordinasi dengan kantor Perwakilan Jateng di Jakarta.
"50 personel siap berangkat. Saya minta koordinasi dengan kantor perwakilan kita jangan ngrepoti Pemerintah DKI, tapi mari kita bantu, kita turun ke masyarakat. Kalau nanti banyak relawan yang akan terlibat kita akan dorong mereka untuk berangkat," katanya.
Selain bantuan ke DKI Jakarta, Ganjar juga mengatakan, tengah menyiapkan bantuan untuk korban bencana banjir di Banten maupun Jawa Barat. Kebutuhan yang dibutuhkan hampir sama, tapi untuk Jawa Barat memerlukan bantuan relawan yang lebih banyak.
"Jawa Barat memerlukan 100 relawan. Itu hasil koordinasi BPBD kita tadi. BPBD di seluruh Indonesia ini kan unik, mereka luar biasa bagus koordinasinya. Tidak ada nyinyir, tidak ada bully, semua kerja saling membantu," katanya.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pagi tadi BPBD Jawa Tengah telah berkomunikasi dengan BPBD DKI Jakarta. Hasilnya, Jumat (3/1/2020) malam bantuan dari Jawa Tengah siap diberangkatkan.
"Kebetulan BPBD ada acara dengan BNPB di Jakarta. Insyaallah malam nanti logistik kita kirim," kata Ganjar usai meninjau rumah pompa di Kota Pekalongan.
Bantuan logistik tersebut, lanjut Ganjar, telah sesuai dengan list yang diberikan BPBD DKI Jakarta dan sesuai kebutuhan mendesak yang diperlukan masyarakat. Total ada 33 item bantuan, dan per item dikirim sebanyak 2.000 buah.
"Ada popok, selimut, air minum kemasan, seragam sekolah, tenda, matras, mukena, sarung dan lainnya. Nanti malam akan kita kirim," kata Ganjar.
Setelah bantuan dikirim, esok pagi sebanyak 50 personel dan relawan akan bertolak ke Jakarta. Di sana, selain komunikasi dengan Pemprov DKI Jakarta, tim juga akan koordinasi dengan kantor Perwakilan Jateng di Jakarta.
"50 personel siap berangkat. Saya minta koordinasi dengan kantor perwakilan kita jangan ngrepoti Pemerintah DKI, tapi mari kita bantu, kita turun ke masyarakat. Kalau nanti banyak relawan yang akan terlibat kita akan dorong mereka untuk berangkat," katanya.
Selain bantuan ke DKI Jakarta, Ganjar juga mengatakan, tengah menyiapkan bantuan untuk korban bencana banjir di Banten maupun Jawa Barat. Kebutuhan yang dibutuhkan hampir sama, tapi untuk Jawa Barat memerlukan bantuan relawan yang lebih banyak.
"Jawa Barat memerlukan 100 relawan. Itu hasil koordinasi BPBD kita tadi. BPBD di seluruh Indonesia ini kan unik, mereka luar biasa bagus koordinasinya. Tidak ada nyinyir, tidak ada bully, semua kerja saling membantu," katanya.
(pur)