Soal Larangan Ibadah, Akbar Tanjung: Negara Kita Majemuk

Selasa, 24 Desember 2019 - 18:15 WIB
Soal Larangan Ibadah,...
Soal Larangan Ibadah, Akbar Tanjung: Negara Kita Majemuk
A A A
JAKARTA - Kasus larangan perayaan ibadah Natal di Kabupaten Dharmasraya dan Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), menjadi perhatian banyak pihak. Tak terkecuali, mantan Ketua DPR Akbar Tanjung.

Akbar mengatakan, masyarakat Indonesia majemuk. Dia melanjutkan, Indonesia punya falsafah negara, yakni Pancasila yang mengharuskan masyarakatnya menghormati kemajemukan dan keanekaragaman.

"Lalu menurut saya sebagai bangsa yang menghormati nilai-nilai Pancasila dan menghormati keragaman dan kemajemukan, ya kita juga memberikan kesempatan kepada saudara-saudara kita yang beragama lain atau saudara-saudara kita yang beragama kristen, ya kita harus memberikan kesempatan mereka," ujar Akbar Tanjung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/12/2019).

Dia menuturkan, pelaksanaan kegiatan keagamaan tidak boleh dihambat. "Tentu mereka memberikan kesempatan kepada kita untuk menjalankan agama kita. Tentu kita saling menghormati dan menghargai. Kan negara kita majemuk," ujar Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar ini.

Akbar pun bercerita, memiliki banyak pengalaman tentang kemajemukan. Dirinya mengaku sempat di sekolah dasar (SD) Muhammadiyah. Kemudian, melanjutkan SD di Sumatera Utara.

"Saya masuk sekolah Nasrani, SMP saya masuk perguruan Cikini, SMAnya katolik, Kanisius. Jadi itu menggambarkan bangsa kita bangsa majemuk dan kita menghormati kemajemukan dalam perpektif agama terutama islam. Kemajemukan itu kan hukum tuhan, sunatullah, itu harus saling menghormati dan menghargai dan memberikan apresiasi sebagai bangsa Indonesia," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Stafsus Menag Tegaskan...
Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Prabowo Jaga Kerukunan Umat Beragama
ASABRI Tekankan Kerukunan...
ASABRI Tekankan Kerukunan sebagai Kunci Keberhasilan Perusahaan
Kardinal Suharyo Sampaikan...
Kardinal Suharyo Sampaikan Pesan Natal, Merawat Persaudaraan di Tengah Pandemi Covid-19
Pantau Perayaan Natal,...
Pantau Perayaan Natal, Pj Gubernur Sulsel: Kemajuan Daerah Dimulai dari Kerukunan Beragama
Perayaan Natal Wujudkan...
Perayaan Natal Wujudkan Perdamaian dan Interaksi Antarumat Beragama
Lepas Pawai Natal 2025,...
Lepas Pawai Natal 2025, Menko Polkam: Merauke Daerah yang Rukun dan Inklusif
Berita Terkini
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved