Amien Rais Dinilai Sudah Bukan Masanya Campuri PAN Terlalu Jauh
Senin, 23 Desember 2019 - 15:04 WIB
Amien Rais Dinilai Sudah Bukan Masanya Campuri PAN Terlalu Jauh
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah berpandangan, bagaimanapun sudah bukan masanya Amien Rais mengambil bagian terlalu jauh dalam perjalanan PAN.
"Satu sisi ada baiknya gerakan membawa PAN terbebas dari bayang Amien Rais," kata Dedi, Senin (23/12/2019).
(Baca juga: Jelang Kongres, Dinamika Politik PAN Mulai Menggeliat)
Sebelumnya, rapat harian yang membahas Kongres dengan agenda memilih Ketua Umum itu ricuh yang disebabkan oleh kubu yang tidak mendukung Zulkifli Hasan maju ketum lagi atau bisa dikatakan loyalis Amien Rais.
Zulhas dikabarkan walk out saat memimpin rapat karena dinilai Amien terlalu mengintervensi jalannya rapat untuk menentukan lokasi kongres.
Pendapat lain, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengemukakan, tindakan Zulkifli Hasan dan para pendukungnya untuk lepas dari bayang Amien Rais ini patut diapresiasi. "Ini langkah bagus agar menjadi partai modern," jelas Adi.
Soal ricuhnya rapat di DPP menurut Adi, mulai mengerasnya friksi di internal PAN yakni kubu Zulkifli Hasan dan Amien Rais. "Pro Zulhas versus loyalis Amien Rais. Peta politiknya terang benderang. Tinggal adu kuat siapa yang menang," tandas Adi.
"Satu sisi ada baiknya gerakan membawa PAN terbebas dari bayang Amien Rais," kata Dedi, Senin (23/12/2019).
(Baca juga: Jelang Kongres, Dinamika Politik PAN Mulai Menggeliat)
Sebelumnya, rapat harian yang membahas Kongres dengan agenda memilih Ketua Umum itu ricuh yang disebabkan oleh kubu yang tidak mendukung Zulkifli Hasan maju ketum lagi atau bisa dikatakan loyalis Amien Rais.
Zulhas dikabarkan walk out saat memimpin rapat karena dinilai Amien terlalu mengintervensi jalannya rapat untuk menentukan lokasi kongres.
Pendapat lain, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengemukakan, tindakan Zulkifli Hasan dan para pendukungnya untuk lepas dari bayang Amien Rais ini patut diapresiasi. "Ini langkah bagus agar menjadi partai modern," jelas Adi.
Soal ricuhnya rapat di DPP menurut Adi, mulai mengerasnya friksi di internal PAN yakni kubu Zulkifli Hasan dan Amien Rais. "Pro Zulhas versus loyalis Amien Rais. Peta politiknya terang benderang. Tinggal adu kuat siapa yang menang," tandas Adi.
(maf)