Kampanye Pemerintah Lawan Radikalisme Dikritik Pengamat Asing

Sabtu, 21 Desember 2019 - 17:40 WIB
Kampanye Pemerintah...
Kampanye Pemerintah Lawan Radikalisme Dikritik Pengamat Asing
A A A
JAKARTA - Peneliti Lembaga Studi Asia Tenggara dan Karibia Kerajaan Belanda (KITLV), Ward Berenschot mengkritisi kampanye Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin dalam melawan radikalisme. Berenschot mengakui bahwa radikalisme merupakan hal yang dikhawatirkan.

Namun, kata dia, yang mengkhawatirkan lagi adalah definisi radikalisme yang semakin luas. "Kekhawatiran sekarang adalah definisi radikalisme terlalu luas," ujar Berenschot dalam sambungan telepon dari Belanda di acara diskusi Outlook Demokrasi LP3ES di ITS Tower, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta, Sabtu (21/12/2019).

Karena definisinya semakin luas, kata dia, maka kelompok masyarakat yang punya gagasan tak sesuai dengan kebijakan pemerintah menjadi target. "Pemerintah sedang menggunakan Pancasila seperti dulu Orde Baru," katanya.

"Akibat definisi yang terlalu luas, kampanye ini bisa mempersulit debat publik dan civil society di Indonesia," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyoroti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat yang menjadi oposisi saat ini. "Tapi mereka enggak punya banyak kursi (di parlemen-red)," katanya.

Sehingga, dia memprediksi peran pengawasan parlemen terhadap pemerintah tidak berjalan efektif.
(pur)
Berita Terkait
Kolaborasi Indonesia...
Kolaborasi Indonesia Re dan BNPT: Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di Lingkungan Kerja
DP3A Makassar Tangani...
DP3A Makassar Tangani 15 Kasus Anak Terpapar Radikalisme
Syiar: Mengantisipasi...
Syiar: Mengantisipasi Radikalisme dan Terorisme
SYIAR: Akhlaqul Karimah...
SYIAR: Akhlaqul Karimah Penangkal Radikalisme
Antisipasi Radikalisme...
Antisipasi Radikalisme dan Terorisme di Obvitnas, Kornas-Jokowi Dorong Pertebal Keamanan di Banten
Setiap Potensi Penyebaran...
Setiap Potensi Penyebaran Ideologi Radikalisme Harus Ditutup
Berita Terkini
Prabowo Ingatkan Penanganan...
Prabowo Ingatkan Penanganan Sampah Tak Bisa Gunakan Cara-cara Lama
3 Pemimpin Dunia Bertemu...
3 Pemimpin Dunia Bertemu Prabowo dalam Sepekan, Bukti Indonesia Dipercaya Dunia
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Makna Prabowo Minta...
Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada yang Istimewa di Mata Hukum
Soal Usulan Ambil Alih...
Soal Usulan Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, KPK: Kita Ikuti Dulu Perkembangannya
Inpres Gajah Dinilai...
Inpres Gajah Dinilai Perkuat Perlindungan Habitat, Langkah Menhut Diapresiasi
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved