Sambangi KPK, Firli dan Pimpinan KPK Terpilih Jalani Induksi
Selasa, 17 Desember 2019 - 18:51 WIB
Sambangi KPK, Firli dan Pimpinan KPK Terpilih Jalani Induksi
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih jilid V, Komjen Firli Bahuri bersama empat pimpinan terpilih lainnya, Alexander Marwata, Lili Pantauli Siregar, Nawawi Pomolango dan Nurul Ghufron menjalani masa induksi atau kegiatan untuk mengenal tata pelaksanaan organisasi juga termasuk pengenalan tugas dan hak-hak Pimpinan KPK.
Rencananya kegiatan induksi itu dilaksanakan hingga Kamis 19 Desember besok. Firli mengatakan induksi yang dilakukan lima Pimpinan KPK terpilih itu dilakukan lebih awal dari biasanya.
"Ini secara umum semua, sesuai kesepakatan dengan Pimpinan KPK, bahwa kami berlima Pimpinan KPK periode 2019 2023 lebih ingin dekat dengan KPK sehingga program induksi yang dilakukan lebih awal, dalam rangka menggali dan berbagi dari KPK dengan calon pimpinan yang baru," ujar Firli di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (17/12/2019).
Firli menjelaskan dengan adanya program induksi tersebut menjadi ajang untuk para pimpinan jilid V ke depannya bisa mengerti sejauh mana peran, fungsi dan kewenangan yang berlaku.
"Tentu kamu bicara apa itu KPK organisasinya bagaimana, nanti kerja dengan siapa saja, programnya apa saja mulai dari secara umum KPK apa tujuannya tugas pokoknya dan pelaksanaan KPK itu yang hari ini dijelaskan belum ada yang lain," jelasnya.
Tak hanya itu, menurut Firli, dengan diketahuinya tugas pokok dari Pimpinan KPK ke depannya akan semakin menguatkan kerja-kerja dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
"Sudah pasti kami kan ingin gimana laksanakan tugas pokok di KPK nanti dalam rangka pemberantasan korupsi, kami bekerja," tuturnya.
Rencananya kegiatan induksi itu dilaksanakan hingga Kamis 19 Desember besok. Firli mengatakan induksi yang dilakukan lima Pimpinan KPK terpilih itu dilakukan lebih awal dari biasanya.
"Ini secara umum semua, sesuai kesepakatan dengan Pimpinan KPK, bahwa kami berlima Pimpinan KPK periode 2019 2023 lebih ingin dekat dengan KPK sehingga program induksi yang dilakukan lebih awal, dalam rangka menggali dan berbagi dari KPK dengan calon pimpinan yang baru," ujar Firli di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (17/12/2019).
Firli menjelaskan dengan adanya program induksi tersebut menjadi ajang untuk para pimpinan jilid V ke depannya bisa mengerti sejauh mana peran, fungsi dan kewenangan yang berlaku.
"Tentu kamu bicara apa itu KPK organisasinya bagaimana, nanti kerja dengan siapa saja, programnya apa saja mulai dari secara umum KPK apa tujuannya tugas pokoknya dan pelaksanaan KPK itu yang hari ini dijelaskan belum ada yang lain," jelasnya.
Tak hanya itu, menurut Firli, dengan diketahuinya tugas pokok dari Pimpinan KPK ke depannya akan semakin menguatkan kerja-kerja dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
"Sudah pasti kami kan ingin gimana laksanakan tugas pokok di KPK nanti dalam rangka pemberantasan korupsi, kami bekerja," tuturnya.
(kri)