Maju Caketum Golkar, Bamsoet Klaim Didukung 50% Lebih Pemilik Suara

Jum'at, 22 November 2019 - 21:33 WIB
Maju Caketum Golkar,...
Maju Caketum Golkar, Bamsoet Klaim Didukung 50% Lebih Pemilik Suara
A A A
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengklaim telah didukung lebih dari 50% pemilik suara dalam pemilihan ketua umum (ketum) Partai Golkar. Bamsoet mengaku langkahnya maju sebagai caketum Golkar menghadapi calon petahana Airlangga Hartarto sudah melalui perhitungan politik yang matang.

”Saya tentu tidak akan menyampaikan yang hari ini saya sampaikan (maju sebagai caketum Golkar) kalau saya tidak memiliki kalkulasi politik yang matang,” ujar Bamsoet saat deklarasi pencalonan dirinya sebagai ketum Golkar di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Bamsoet mengatakan, selama ini ketika ditanya wartawan apakah dirinya bakal maju atau tidak, dirinya masih belum memberikan jawaban pasti karena masih harus melakukan kalkulasi politik. “Saya harus berkeliling dulu ke stakeholder, apakah saya ada manfaatnya untuk maju, apakah saya diharapkan untuk maju, apakah saya diharapkan bisa memperbaiki Partai Golkar, dan semuanya menyampaikan kekuatan kita cukup kuat, lebih dari setengah kita dapat dukungan. Dan daerah maupun para pendiri Partai Golkar yakin bahwa saya bisa memperbaiki kondisi Partai Golkar,” katanya.

Bamsoet menyatakan maju dalam Musyawarah Nasional (Munas) yang akan digelar di Jakarta pada 4-6 Desember 2019 mendatang dengan tujuan untuk menjaga keutuhan Pargai Golkar. ”Karena ada yang terzalimi dan desakan para senior, kemarin mereka sudah berkumpul di (Hotel) Sultan, dan meminta saya untuk tidak mundur dan tetap maju dalam pertarungan Munas Partai Golkar, 3-6 Desember akan datang,” kata Bamsoet. (Baca juga: Maju Caketum Golkar, Bamsoet: Siapapun yang Menang Tetap Dukung Jokowi )

Bamsoet mengatakan, di antara tujuannya maju dalam Munas adalah karena para senior partai yang menjadi pendukung Bamsoet, mengingatkan dirinya bahwa langkahnya maju dalam munas ini bukan hanya harus memenangkan pertarungan, dan tapi juga harus mengembalikan lagi Partai Golkar ke khittah-nya. (Baca juga: Maju Jadi Caketum Golkar, Bamsoet Bongkar Perjanjiannya dengan Airlangga )

”Partai dimana dulu didirikan oleh para purnawirawa, oleh TNI-Polri untuk melawan ketika itu komunisme. Dan saya punya kewajiban untuk memperbaiki tata kelola partai yang selama ini tidak dirasakan oleh daerah-daerah, tidak dirasakan bahwa partai mengayomi kawan-kawan di daerah sehingga perolehan Partai Golkar (dalam Pileg 2019) menjadi merosot,” katanya.
(pur)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved