Tjahjo Ungkap Alasan Penambahan Bintang Tiga di TNI-Polri

Senin, 18 November 2019 - 20:51 WIB
Tjahjo Ungkap Alasan...
Tjahjo Ungkap Alasan Penambahan Bintang Tiga di TNI-Polri
A A A
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengungkap alasannya menambah jabatan jenderal bintang tiga di TNI dan Polri.

“Oh, masih ada usulan. Kan harus dikaji. Itu aja, belum turun kok, sedang dikaji,” kata Tjahjo seusai Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Tjahjo menjelaskan kajian ini kecenderungannya adalah untuk penambahan jabatan bintang 3 di TNI dan Polri. Alasannya, guna mengakomodasi jumlah pasukan yang semakin besar karena terus bertambah. Sehingga, perlu diakomodasi untuk ditambah jabatan bintang 3.

“Karena kayak, Brimob itu sudah 48.000 nanti mau 60.000. Kostrad sudah duluan lebih tinggi, kemudian ada jabatan-jabatan bintang 3 yang sudah dari TNI ya Kepala RSPAD Gatot Soebroto dan Puspom sudah,” kata Tjahjo.

Menurut politikus PDIP itu, birokrasi terus bergerak, sama halnya seperti perusahaan media yang berkembang di berbagai daerah dan akhirnya membuka kantor biro sehingga membutuhkan struktur pejabat baru.

“Ya ini kan kita birokrasi bergerak, sama dengan media dulu punya cabang di Semarang, Jateng, Jogja dijadikan satu biro dipisah. Kan wajar. Ada Pengurangan, ada yang ditambah,” ujarnya.

Terkait anggapan bahwa kebijakan itu kontradiktif dengan visi perampingan yang dilontarkan Presiden Jokowi, Tjahjo menegaskan perampingan itu berbeda dengan pemangkasan atau penyusutan. Karena, ada kementerian/lembaga (K/L) yang eselonnya dipangkas, ada juga yang bertambah.

“Karena apa? Misalnya, Menko Maritim ditambah investasi kan itu enggak mungkin dikurangi, ditambah dong untuk bagian investasinya,” tandasnya. kiswondari
(cip)
Berita Terkait
Libur Imlek, ASN dan...
Libur Imlek, ASN dan Keluarga Dilarang Pergi ke Luar Kota
Simak Baik-baik! Begini...
Simak Baik-baik! Begini Mekanisme Penyetaraan Jabatan ASN Administrasi ke Fungsional
Catat!, 30 Juni 2021...
Catat!, 30 Juni 2021 Batas Akhir Usulan Pengalihan Jabatan ASN Administrasi ke Fungsional
Sederhanakan Birokrasi,...
Sederhanakan Birokrasi, 13 Lembaga Negara Bakal Dilebur Lagi Akhir Agustus
LAN Tekankan Karakter...
LAN Tekankan Karakter Literasi Digital sebagai Fondasi Bangun Birokrasi Masa Depan
Hingga November, 36.326...
Hingga November, 36.326 Jabatan Struktural ASN Telah Dipangkas
Berita Terkini
Menlu Sugiono Bertemu...
Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza
Minta Maaf ke Presiden,...
Minta Maaf ke Presiden, Febrie Adriansyah Akan Buktikan Kebenaran Sesuai Fakta Hukum
Londo Ireng di Republik...
Londo Ireng di Republik Antikritik
KPK Geledah Rumah Kadis...
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu, Sita Uang Rp4 Miliar
Royal Dinner UKSW, Sultan...
Royal Dinner UKSW, Sultan Ternate ke-49 Desak Sahkan RUU Masyarakat Adat
Presiden Prabowo Dijadwalkan...
Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved