Pemuda Muhammadiyah Nilai Ucapan Sukmawati Tidak Tepat

Senin, 18 November 2019 - 10:41 WIB
Pemuda Muhammadiyah...
Pemuda Muhammadiyah Nilai Ucapan Sukmawati Tidak Tepat
A A A
JAKARTA - Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto menilai ucapan Sukmawati Soekarnoputri yang membandingkan ayahnya yang juga Presiden RI pertama Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW tidak tepat. Pasalnya, kata dia, Nabi mempunyai keistimewaan yang tinggi dan itu diakui oleh Soekarno.

"Pertama, perbandingan yang dilakukan oleh Sukmawati antara Soekarno dan Nabi Muhammad SAW sebenarnya tidak apple to apple. Sebab kedua tokoh itu memiliki posisinya masing-masing di hati umat Islam Indonesia. Nabi tentu memiliki keistimewaan yang tinggi dan Nabi Muhammad Rasul utusan Allah SWT, bahkan Soekarno sendiri sangat memuliakan Nabi Muhammad," kata pria yang akrab disapa Cak Nanto kepada wartawan, Senin (18/11/2019).

Menurut dia, kemerdekaan Indonesia merupakan buah hasil dari perjuangan rakyat. Jadi, kata dia, kemerdekaan RI saat ini bukan hasil perorangan atau kelompok tapi seluruh rakyat Indonesia.

"Kedua, peran para founding fathers dalam memerdekakan Indonesia tidak bisa kapitalisasi oleh satu atau sekelompok orang saja. Indonesia adalah hasil perjuangan semua anak yang telah berkorban. Ada puluhan juta pahlawan telah gugur demi rumah keindonesiaan. Adapun kedudukan Soekarno sebagai pemimpin bangsa memiliki keistimewaan dalam sejarah kepahlawanan," tuturnya.

Dia mengatakan, Sukmawati jangan asal ucap yang dapat memecah belah persatuan bangsa. Karena, kata dia, banyak tokoh nasional yang mengikuti ajaran Nabi Muhammad.

"Ketiga, saya berharap para elite ini tidak mengucapkan kata-kata yang bisa menimbulkan gejolak dan reaksi. Apalagi menimbulkan perasaan terusik bagi kalangan-kalangan tertentu. Umat Islam dan Negara memiliki hubungan historis yang kuat. Dengan begitu ajaran Nabi Besar Muhammad SAW menjadi bagian yang paling utama dalam mendorong kemerdekaan."

"Buktinya tokoh-tokoh Muhammadiyah, yang merupakan pengikut Muhammad SAW, seperti Ibu Fatmawati, Soekarno, Jenderal Soedirman, Kiyai Ahmad Dahlan, Nyai Walidah, Ki Bagus Hadikusumo dan lain-lain adalah pahlawan dan pejuang kemerdekaan," sambungnya.

Buntut dari ucapannya itu, Sukmawati dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh LSM Koordinator Bela Islam (Korlabi). LSM itu menganggap Sukmawati telah menistakan agama karena membandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW.
(kri)
Berita Terkait
KPAI Sebut Kasus Kekerasan...
KPAI Sebut Kasus Kekerasan Seksual Jangan Pernah Berhenti dengan Mediasi
Kemenag Sebut 16 Kekerasan...
Kemenag Sebut 16 Kekerasan Seksual yang Bisa Dipidana sebagai
Gelar Halalbihalal,...
Gelar Halalbihalal, Muhammadiyah Tegaskan Komitmennya terhadap Keharmonisan
Dokter Soetomo: PKU...
Dokter Soetomo: PKU Muhammadiyah Perlawanan terhadap Darwinisme
Abdul Muti: Masyarakat...
Abdul Mu'ti: Masyarakat Over Sensitif terhadap Isu-isu keagamaan.
Trump Dituduh Melakukan...
Trump Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual Terhadap Mantan Model
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved