Kapolri Minta Brimob Hindari Tindakan yang Turunkan Kepercayaan Publik
Kamis, 14 November 2019 - 20:33 WIB
Kapolri Minta Brimob Hindari Tindakan yang Turunkan Kepercayaan Publik
A
A
A
DEPOK - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis mengingatkan persinel Brimob untuk meningkatkan pengamanan. Idham juga mengingatkan untuk tetap memperkuat keimanan dan keikhlasan dalam bertugas.
"Kepada personel Korps Brimob, tetap meningkatkan pengamanan dan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta meniatkan segala tugas sebagai ibadah dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan," kata Idham saat Upacara HUT Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019).
Idham mengingatkan personel untuk selalu menjaga kehormatan Brimob dengan menghindari tindakan yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Solidaritas dengan sesama personel dikatakannya juga harus dijaga. "Selanjutnya adalah meningkatkan solidaritas dengan antara personel TNI, di semua tingkatan kerja sama dan berkolaborasi elemen-elemen bangsa, dan pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam melakukan tugas maupun kehidupan sehari-hari," ucapnya.
Kualitas sumber daya manusia yang mumpuni, kata Kapolri, juga harus dimiliki Korps Brimob dengan cara terus berlatih. Anggota juga harus memelihara kesiapsiagaan dan menjaga sarana prasarana pendukung serta siapkan rencana dengan optimal dalam menjalankan tugas.
Kapolri juga mengapresiasi peran aktif Brimob yang bergerak cepat dalam membantu, penanganan bencana di berbagai wilayah seperti Banten, Lampung.
"Dengan semboyan jiwa dan ragaku demi kemanusiaan, Koprs Brimob Polri telah berhasil pengabdiannya sebagai Bhayangkara sejati yang tidak pernah ragu dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI," paparnya. (Baca juga: Bertemu Prabowo, Menhan Malaysia Ajak Perangi Teroris dan Perompak )
Sementara itu, Komandan Korps Brimob Irjen Pol Anang Revandoko menambahkan, Brimob menjadi bagian dari kepolisian yang tugas pokoknya menanggulangi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Harus terlatih agar tidak terjadi human error, kekerasan dan pelanggaran HAM. Kami berkomitmen tidak akan melakukan pelanggaran kode etik, disiplin, pidana dan sebagainya. Tentunya apabila ada hal sepeti itu, akan ada tindakan tegas tanpa ragu," kata Anang.
Dalam HUT ke-74 ini, dia menegaskan komitmen Brimob terus hadir di seluruh wilayah NKRI untuk memberikan keamanan. Selain itu, Brimob juga menobatkan delapan orang sebagai warga kehormatan.
"Ini bentuk apresiasi dari Brimob kepada beliau dalam mendukung kekuatan Brimob. Mulai dari aspek sumber daya, sarana prasarana, kemampuan dan sebagainya," tukasnya.
Delapan orang yang dinobatkan sebagai warga kehormatan itu dianggap telah membantu Brimob dalam menjalankan tugas kenegaraan.
"Pertama Ketua BPK dalam memberikan bimbingan dalam pengelolaan anggaran. Kedua Dirut Lion Air, kita dalam operasi kontigensi bencana alam konflik sosial dan sebagainya. Brimob diharapkan hadir dan cepat oleh sebab itu perlu didukung sarana transportasi. Seperti konflik sosial di Papua mengirim 6.400 kita membutuhkan kerjasama transportasi dengan pihak lain. Lion selalu siap membantu," ucapnya.
Warga kehormatan ketiga adalah Menteri Kehutanan Siti Nurbaya. Menurut Anang, Menhut telah membantu pihaknya meminjamkan lahan untuk latihan.
"Membangun kompetensi butuh daerah latihan, kita pinjam beberapa wilayah hutan untuk daerah latihan seperti di Gunung Halimun, Purwakarta ini dipinjam untuk latihan bukan untuk dimiliki. Kami tidak berhenti memberikan arahan teknis untuk meningkatkan kewaspadaan terutama keamanan markas dan kami sudah maksimal kita sampaikan ke setiap Brimobda jangan under estimate backup polda, polres apabila terjadi hal yang tidak diinginkan ketika terjadi gangguan teror," tuturnya
"Kepada personel Korps Brimob, tetap meningkatkan pengamanan dan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta meniatkan segala tugas sebagai ibadah dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan," kata Idham saat Upacara HUT Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019).
Idham mengingatkan personel untuk selalu menjaga kehormatan Brimob dengan menghindari tindakan yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Solidaritas dengan sesama personel dikatakannya juga harus dijaga. "Selanjutnya adalah meningkatkan solidaritas dengan antara personel TNI, di semua tingkatan kerja sama dan berkolaborasi elemen-elemen bangsa, dan pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam melakukan tugas maupun kehidupan sehari-hari," ucapnya.
Kualitas sumber daya manusia yang mumpuni, kata Kapolri, juga harus dimiliki Korps Brimob dengan cara terus berlatih. Anggota juga harus memelihara kesiapsiagaan dan menjaga sarana prasarana pendukung serta siapkan rencana dengan optimal dalam menjalankan tugas.
Kapolri juga mengapresiasi peran aktif Brimob yang bergerak cepat dalam membantu, penanganan bencana di berbagai wilayah seperti Banten, Lampung.
"Dengan semboyan jiwa dan ragaku demi kemanusiaan, Koprs Brimob Polri telah berhasil pengabdiannya sebagai Bhayangkara sejati yang tidak pernah ragu dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI," paparnya. (Baca juga: Bertemu Prabowo, Menhan Malaysia Ajak Perangi Teroris dan Perompak )
Sementara itu, Komandan Korps Brimob Irjen Pol Anang Revandoko menambahkan, Brimob menjadi bagian dari kepolisian yang tugas pokoknya menanggulangi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Harus terlatih agar tidak terjadi human error, kekerasan dan pelanggaran HAM. Kami berkomitmen tidak akan melakukan pelanggaran kode etik, disiplin, pidana dan sebagainya. Tentunya apabila ada hal sepeti itu, akan ada tindakan tegas tanpa ragu," kata Anang.
Dalam HUT ke-74 ini, dia menegaskan komitmen Brimob terus hadir di seluruh wilayah NKRI untuk memberikan keamanan. Selain itu, Brimob juga menobatkan delapan orang sebagai warga kehormatan.
"Ini bentuk apresiasi dari Brimob kepada beliau dalam mendukung kekuatan Brimob. Mulai dari aspek sumber daya, sarana prasarana, kemampuan dan sebagainya," tukasnya.
Delapan orang yang dinobatkan sebagai warga kehormatan itu dianggap telah membantu Brimob dalam menjalankan tugas kenegaraan.
"Pertama Ketua BPK dalam memberikan bimbingan dalam pengelolaan anggaran. Kedua Dirut Lion Air, kita dalam operasi kontigensi bencana alam konflik sosial dan sebagainya. Brimob diharapkan hadir dan cepat oleh sebab itu perlu didukung sarana transportasi. Seperti konflik sosial di Papua mengirim 6.400 kita membutuhkan kerjasama transportasi dengan pihak lain. Lion selalu siap membantu," ucapnya.
Warga kehormatan ketiga adalah Menteri Kehutanan Siti Nurbaya. Menurut Anang, Menhut telah membantu pihaknya meminjamkan lahan untuk latihan.
"Membangun kompetensi butuh daerah latihan, kita pinjam beberapa wilayah hutan untuk daerah latihan seperti di Gunung Halimun, Purwakarta ini dipinjam untuk latihan bukan untuk dimiliki. Kami tidak berhenti memberikan arahan teknis untuk meningkatkan kewaspadaan terutama keamanan markas dan kami sudah maksimal kita sampaikan ke setiap Brimobda jangan under estimate backup polda, polres apabila terjadi hal yang tidak diinginkan ketika terjadi gangguan teror," tuturnya
(dam)