Pesan Tito Ke Jenderal Idham: Jadi Kapolri Enggak Gampang

Jum'at, 01 November 2019 - 12:42 WIB
Pesan Tito Ke Jenderal...
Pesan Tito Ke Jenderal Idham: Jadi Kapolri Enggak Gampang
A A A
JAKARTA - Mantan Kapolri, Jenederal Purnawirawan Tito Karnavian mengucapkan selamat bertugas kepada Kapolri baru Jenderal Polisi Idham Azis.

Tito yang saat ini menjabat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menegaskan menjabat Kapolri bukan hal mudah.

“Banyak pekerjaan yang harus dikerjakan oleh Pak Idham. Jadi Kapolri enggak gampang karena internal saja harus mengurusi 450 ribu orang. Eksternal ada 34 polda, 500 lebih polres, hampir 5.000 polsek yang tersebar di semua wilayah,” kata Tito di Istana Negara, Jumat (1/11/2019). (Baca juga: Jokowi Lantik Idham Azis Jadi Kapolri )

Tito mengungkap, tugas lain yang menanti Kapolri baru yakni melaksanakan tugas pokok pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, pelayanan kepada publik dan penegakan hukum.

Mantan Kepala Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror ini kembali menegaskan menjadi Kapolri bukan sesuatu yang mudah.

“Penegakan hukum itu tidak gampang di tengah negara yang sangat pluralistik, dan demokrasi yang cenderung bebas. Jadi permasalahan ideologis, permasalahan polistis, pilkada tahun depan di 270 daerah, itu akan banyak sekali,” ungkapnya.

Belum lagi menangani kejahatan konvensional mulai dari perampokan, begal, illegal loging, illegal fishing, dan masalah lingkungan.

“Kompleks sekali. Saya merasakan tiga tahun tiga bulan terasa cukup berat,” tuturnya.

Sebagai Mendagri, Tito memastikan akan bekerja sama dengan Idham. Sebagai pembina kepala daerah, Tito akan meminta memperkuat kekompakan di antara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda). Forum tersebut diketuai kepala daerah.

“Dalam konteks di atas sebagai pembina kepala daerah, saya selaku Mendagri mendorong para kepala daerah membangun sinergi yang bagus dengan kepolisian, dengan TNI, Kajati dengan Ketua pengadilan tinggi, dengan ketua DPRD. Kalau kompak, daerah itu akan aman-aman saja,” ujarnya.

Koordinasi dengan Kapolri juga dilakukan terkait persiapan pelaksanaan Pilkada serentak pada tahun depan.

“Pasti. Itu pasti dengan Pak Idham dan Panglima TNI, tinggal mengatur administrasinya,” tutur Tito.
(dam)
Berita Terkait
Deretan Pedoman Polri...
Deretan Pedoman Polri dalam Menjamin Profesionalitas dan Netralitas di Pemilu 2024
Timses Pramono-Rano...
Timses Pramono-Rano Apresiasi Profesionalitas TNI-Polri di Pilkada Jakarta
PPP Sebut Revisi UU...
PPP Sebut Revisi UU ITE Bisa Jadi Bagian dari Profesionalitas Polri
Pemeriksaan Kesehatan...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Rangka HUT ke-79 Polri saat CFD Jakarta
Seleksi Penerimaan Anggota...
Seleksi Penerimaan Anggota Polri di Pontianak
Rapat Perdana Komisi...
Rapat Perdana Komisi Percepatan Reformasi Polri
Berita Terkini
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved