Dukung Pemerintah, YKIJ Siapkan Sejumlah Program Sosial
Kamis, 17 Oktober 2019 - 03:56 WIB
Dukung Pemerintah, YKIJ Siapkan Sejumlah Program Sosial
A
A
A
JAKARTA - Guna mendukung program dan kebijakan pemerintah, Relawan Sahabat Jokowi meresmikan Yayasan Kerja Indonesia Jaya (YKIJ). Dalam peresmian yang berlangsung di Jakarta, Rabu (16/10/2019), sejumlah tokoh YKIJ menyampaikan program-program yang akan dilakukan untuk masyarakat.
Ketua Harian YKIJ, Denny Darjaman Kustia mengungkapkan bahwa YKIJ hadir dengan inisiatif membantu Presiden Joko Widodo pada pemerintahan periode kedua dari sisi luar.
"Berdirinya YKIJ beranjak dari visi dan misi yayasan untuk menyukseskan pembangunan Indonesia di segala bidang," kata Denny saat peresmian YKIJ di Jakarta, Rabu (16/10/2019).
YKIJ sendiri bergerak di bidang kemanusiaan, sosial, ekonomi, pendidikan serta seni dan budaya. Program-program kreativitas yang dicanangkan YKIJ memiliki tujuan melengkapi program kerja pemerintah di tengah masyarakat Indonesia.
Menurut Denny, YKIJ sudah mempersiapkan sejumlah program, seperti Indonesia Merekat dan Menyapa Negeri. Indonesia Merekat merupakan kegiatan sosial kemasyarakatan untuk menjalin persatuan dan kesatuan.
Sedangkan Menyapa Negeri, program untuk memberikan kontribusi pembangunan sosial kemasyarakatan yang berkeadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia.
Sementara, pengaplikasian program-program tersebut dilakukan melalui berbagai wadah.
"Pertama, Warung to Vision (War TV). Kami akan membuat semacam temuwicara antara pejabat daerah, bisa gubernur maupun bupati, wali kota dengan masyarakat yang berada di daerah tersebut guna menyikapi semua permasalahan-permasalahan yang timbul," terang Denny.
Melalui War TV, permasalahan yang timbul di tengah masyarakat bisa terjamah oleh pemerintah pusat maupun pemerintahan-pemerintahan daerah. "Kami berharap program WAR TV dapat menjadi mediasi terbaik antara rakyat dengan para pemimpinnya," tambahnya.
Berikutnya, terdapat Cahaya Indonesia, yang memiliki tujuan memberikan energi dan penerangan daerah terpencil dan desa-desa perbatasan dengan teknologi solar cell.
"Adapun dari mana biayanya, kami akan mencari bantuan dari dalam negeri maupun luar negeri bisa berupa CSR maupun hibah," ucap Denny.
Ketiga adalah Seribu Pelangi. Dalam program Seribu Pelangi ini, YKIJ akan membantu masjid-masjid yang ada di Tanah Air.
"Di sini kita bukan membangun tapi mengoptimalkan pembangunannya. Kemudian 1.000 pesantren dan 1.000 asrama yatim piatu. Lalu, juga ada program untuk pembangkit listrik tenaga sampah, dan kita sudah ada teknologinya dari Jepang," jelasnya.
Dari seluruh program-program yang dijalankan TKIJ tersebut, Denny menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menggunakan dana dari pemerintah sama sekali. "Kami berusaha bagaimana mencari dana-dana dari luar (negeri), dari dalam (negeri), maupun dari unit-unit usaha kami nanti," ungkapnya.
Ketua Harian YKIJ, Denny Darjaman Kustia mengungkapkan bahwa YKIJ hadir dengan inisiatif membantu Presiden Joko Widodo pada pemerintahan periode kedua dari sisi luar.
"Berdirinya YKIJ beranjak dari visi dan misi yayasan untuk menyukseskan pembangunan Indonesia di segala bidang," kata Denny saat peresmian YKIJ di Jakarta, Rabu (16/10/2019).
YKIJ sendiri bergerak di bidang kemanusiaan, sosial, ekonomi, pendidikan serta seni dan budaya. Program-program kreativitas yang dicanangkan YKIJ memiliki tujuan melengkapi program kerja pemerintah di tengah masyarakat Indonesia.
Menurut Denny, YKIJ sudah mempersiapkan sejumlah program, seperti Indonesia Merekat dan Menyapa Negeri. Indonesia Merekat merupakan kegiatan sosial kemasyarakatan untuk menjalin persatuan dan kesatuan.
Sedangkan Menyapa Negeri, program untuk memberikan kontribusi pembangunan sosial kemasyarakatan yang berkeadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia.
Sementara, pengaplikasian program-program tersebut dilakukan melalui berbagai wadah.
"Pertama, Warung to Vision (War TV). Kami akan membuat semacam temuwicara antara pejabat daerah, bisa gubernur maupun bupati, wali kota dengan masyarakat yang berada di daerah tersebut guna menyikapi semua permasalahan-permasalahan yang timbul," terang Denny.
Melalui War TV, permasalahan yang timbul di tengah masyarakat bisa terjamah oleh pemerintah pusat maupun pemerintahan-pemerintahan daerah. "Kami berharap program WAR TV dapat menjadi mediasi terbaik antara rakyat dengan para pemimpinnya," tambahnya.
Berikutnya, terdapat Cahaya Indonesia, yang memiliki tujuan memberikan energi dan penerangan daerah terpencil dan desa-desa perbatasan dengan teknologi solar cell.
"Adapun dari mana biayanya, kami akan mencari bantuan dari dalam negeri maupun luar negeri bisa berupa CSR maupun hibah," ucap Denny.
Ketiga adalah Seribu Pelangi. Dalam program Seribu Pelangi ini, YKIJ akan membantu masjid-masjid yang ada di Tanah Air.
"Di sini kita bukan membangun tapi mengoptimalkan pembangunannya. Kemudian 1.000 pesantren dan 1.000 asrama yatim piatu. Lalu, juga ada program untuk pembangkit listrik tenaga sampah, dan kita sudah ada teknologinya dari Jepang," jelasnya.
Dari seluruh program-program yang dijalankan TKIJ tersebut, Denny menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menggunakan dana dari pemerintah sama sekali. "Kami berusaha bagaimana mencari dana-dana dari luar (negeri), dari dalam (negeri), maupun dari unit-unit usaha kami nanti," ungkapnya.
(maf)