IPNU Nilai Kominfo Kurang Berdaya Hambat Penyebaran Video Porno

Jum'at, 04 Oktober 2019 - 11:45 WIB
IPNU Nilai Kominfo Kurang...
IPNU Nilai Kominfo Kurang Berdaya Hambat Penyebaran Video Porno
A A A
JAKARTA - Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama menyayangkan kinerja Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) yang dinilai terlambat memblokir peredaran video porno di masyarakat.

Bahkan Kemkominfo terlihat tidak berdaya membendung video-video karena masyarakat mudah mengaksesnya dengan menggunakan VPN (Virtual Private Network).

“Beberapa hari lalu sempat beredar video berbau pornografi yang dilakukan pelajar di salah satu daerah di Indonesia. Kemkominfo tidak mampu menangkal penyebaran video tersebut, sehingga sempat tersebar luas,” kata Ketua Umum PP IPNU, Aswandi, Jumat (4/10/2019).

Aswandi menyebut bahwa saat ini Indonesia sebenarnya sudah darurat pornografi dan masyarakat masih mudah mengakses situs porno dengan menggunakan VPN. Seharusnya menurut Aswandi, Kemkominfo juga menertibkan aplikasi-aplikasi VPN yang saat ini mudah diunduh di Play Store.

“Karena pornografi banyak orang melakukan seks menyimpang dan seks pra nikah. Seperti kasus inses antara ibu dan dua anak remaja di Sukabumi beberapa waktu lalu disebabkan kecanduan video porno di ponsel,” terangnya.

Aswandi meminta agar Kemkominfo proaktif memblokir peredaran video porno, baik itu yang tersebar melalui media sosial maupun melalui situs-situs porno yang masih mudah diakses oleh masyarakat.

“Kemkominfo seharunya tidak hanya memblokir situs porno, namun juga harus bisa mencegah penggunaan VPN yang bisa mengakses situs yang sebenarnya sudah diblokir tersebut,” jelas Aswandi.

Ia menambahkan, anak-anak dan remaja merupakan masa depan Indonesia, sehingga mereka seharusnya dilindungi karena kemungkinan beredarnya situs dan video terlarang tersebut.
(pur)
Berita Terkait
ISNU Siap Berkhidmat...
ISNU Siap Berkhidmat di Abad ke-2 Nahdlatul Ulama
PP ISNU Dorong Optimalisasi...
PP ISNU Dorong Optimalisasi Wakaf dan Zakat untuk Beasiswa-Modal Usaha
Sambut Harlah ke-69...
Sambut Harlah ke-69 IPNU, Gus Sofwan: Perkuat Literasi Digital
Selamat untuk Nahdlatul...
Selamat untuk Nahdlatul Ulama!
Jembatan Peradaban Nahdlatul...
Jembatan Peradaban Nahdlatul Ulama
Visi Nahdlatul Ulama...
Visi Nahdlatul Ulama Abad Kedua
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Rusia: UNICEF Anggap...
Rusia: UNICEF Anggap Anak Gaza Kurang Penting Dibanding Anak Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved