Ketua DPR Yakin Pelaku Kerusuhan Bukan Mahasiswa
Rabu, 25 September 2019 - 15:00 WIB
Ketua DPR Yakin Pelaku Kerusuhan Bukan Mahasiswa
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo yakin aksi pembakaran sejumlah fasilitas di sekitar gedung DPR, Selasa 24 September 2019 malam bukan dilakukan mahasiswa.
Politikus yang biasa disapa Bamsoet ini mengapresiasi para mahasiswa yang kembali ke kampus masing-masing saat kerusuhan pecah kemarin. (Baca juga: Kapolda Metro Jaya: 39 Polisi Terluka dan 254 Mahasiswa Dilarikan ke Rumah Sakit )
Dia mengatakan, para mahasiswa itu menyatakan tidak melakukan kerusuhan maupun pembakaran. "Saya sudah melihat memang tadi malam itu bukan lagi murni kegiatan mahasiswa," ujar pria yang biasa disapa Bamsoet ini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/9/2019).
Dia meminta aparat keamanan Polri dan TNI untuk mengusut dalang kerusuhan di sekitar gedung DPR kemarin. "Bakar pos polisi, bakar pos penjagaan di tol dan seterusnya. Karena saya yakin, adik-adik saya yang mahasiswa tidak akan melakukan hal-hal seperti itu," ujarnya.
Apalagi Bamsoet mengaku mendapatkan informasi dari sejumlah badan eksektuf mahasiswa (BEM) yang kebetulan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) seperti dirinya.
Informasi itu menyatakan saat aksi, banyak mahasiwa sudah menarik diri karena melihat banyak yang mendompleng aksi mereka.
“Mereka sudah menarik diri karena mereka juga melihat sudah banyak yang ikutan dalam tanda kutip menyampaikan aspirasi di dpr inim itu sebabnya saya minta kepolisian dan intelijen untuk mengusut tuntas siapa yang bermain dalam kerusuhan tadi malam,” tuturnya.
Bamsoet juga mengaku telah mengundang mahasiswa untuk melakukan dialog. saat ini. Dia siap mendengarkan aspirasi para pimpinan BEM.
“Saya dapat kabar tadi malam dari komunikasi dengan adik-adik. Mereka masih ada konsolidasi menyusun apa yang akan disampaikan. Kita tunggu saja,” ujar Bamsoet.
Politikus yang biasa disapa Bamsoet ini mengapresiasi para mahasiswa yang kembali ke kampus masing-masing saat kerusuhan pecah kemarin. (Baca juga: Kapolda Metro Jaya: 39 Polisi Terluka dan 254 Mahasiswa Dilarikan ke Rumah Sakit )
Dia mengatakan, para mahasiswa itu menyatakan tidak melakukan kerusuhan maupun pembakaran. "Saya sudah melihat memang tadi malam itu bukan lagi murni kegiatan mahasiswa," ujar pria yang biasa disapa Bamsoet ini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/9/2019).
Dia meminta aparat keamanan Polri dan TNI untuk mengusut dalang kerusuhan di sekitar gedung DPR kemarin. "Bakar pos polisi, bakar pos penjagaan di tol dan seterusnya. Karena saya yakin, adik-adik saya yang mahasiswa tidak akan melakukan hal-hal seperti itu," ujarnya.
Apalagi Bamsoet mengaku mendapatkan informasi dari sejumlah badan eksektuf mahasiswa (BEM) yang kebetulan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) seperti dirinya.
Informasi itu menyatakan saat aksi, banyak mahasiwa sudah menarik diri karena melihat banyak yang mendompleng aksi mereka.
“Mereka sudah menarik diri karena mereka juga melihat sudah banyak yang ikutan dalam tanda kutip menyampaikan aspirasi di dpr inim itu sebabnya saya minta kepolisian dan intelijen untuk mengusut tuntas siapa yang bermain dalam kerusuhan tadi malam,” tuturnya.
Bamsoet juga mengaku telah mengundang mahasiswa untuk melakukan dialog. saat ini. Dia siap mendengarkan aspirasi para pimpinan BEM.
“Saya dapat kabar tadi malam dari komunikasi dengan adik-adik. Mereka masih ada konsolidasi menyusun apa yang akan disampaikan. Kita tunggu saja,” ujar Bamsoet.
(dam)