Negara Lain Dinilai Tak Ada Kecenderungan Bicarakan Isu Papua

Rabu, 25 September 2019 - 04:55 WIB
Negara Lain Dinilai...
Negara Lain Dinilai Tak Ada Kecenderungan Bicarakan Isu Papua
A A A
JAYAPURA - Salah satu Delegasi Republik Indonesia dalam Sidang PBB, Nick Messet menyebut, isu Papua yang saat ini terus di goreng kelompok haluan kiri hanya mendapat dukungan dari negara-negara kecil di pasifik.

"Isu Papua mungkin hanya dibicarakan beberapa negara kecil termasuk Vanuatu. Negara lain saya tidak lihat ada kecenderungan membicarakan Papua dalam rangkaian kegiatan Sidang Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke- 74 di New York," kata Nick kepada awak media di Jayapura, melalui sambungan telepon, Selasa (25/9/2019).

Dijelaskan, 193 negara yang hadir dalam Sidang tersebut malah fokus pada persoalan internal negara mereka, terkait perubahan iklim dan kesehatan.

"Fokus pada masalah negara masing-masing. Apa yang terjadi di tanah Papua tidak ketahui karena mereka punya persoalan banyak dalam negara mereka," ungkapnya.

Dikatakan, isu Papua menjadi urusan Indonesia dan telah final sejak 1969 dengan adanya Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera). Diakui Nick, dirinya bertemu Benny Wenda tokoh ULMWP dalam kesempatan itu. Termasuk pendukung ucapnya Gubernur Port Moresby.

"Saya sudah bicara dengan dia. Dia datang dengan pendukung utama Gubernur Port Moresby, Powes Parkop dan kawan-kawan yang membela kemerdekaan Papua. Pada prinsipnya Papua bagian dari Indonesia dan tak ada urusan dengan lain dan PBB sudah ambil," katanya.

Nampak juga dalam agenda itu, Michael Manufandu, mantan Duta Besar Indonesia untuk Kolombia. Dirinya dikatakan ingin berbicara dengan Gubernur Port Moersby Powes Parkop, namun yang bersangkutan tidak mau.

"Kita hanya mau tanya dia, kenapa bendera Indonesia dibakar? Tidak boleh itu, sebab bendera diperoleh dengan perjuangan darah, Coba kalau bendera PNG dibakar di Jakarta, bagaimana perasaan kamu," ucapnya menirukan Michael.

Seperti diketahui Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin delegasi Indonesia di Sidang Majelis Umum ke-74 PBB (United Nations General Assembly-UNGA). Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dan sejumlah menteri Kabinet Kerja juga hadir.
(maf)
Berita Terkait
Situasi Konflik di Tanah...
Situasi Konflik di Tanah Papua Belum Ada Tanda-tanda Berakhir
Keluar dari Situasi...
Keluar dari Situasi Konflik di Papua
Polri Ajak Mahasiswa...
Polri Ajak Mahasiswa dan Pemuda Bantu Selesaikan Masalah Papua
Ketua KNPB Wilayah Maybrat...
Ketua KNPB Wilayah Maybrat Papua Barat Dibekuk, Polisi: Lakukan Pembunuhan Keji 2 Warga
Menanti Jaminan Keamanan...
Menanti Jaminan Keamanan di Papua
Kelompok KNPB Aniaya...
Kelompok KNPB Aniaya Warga hingga Tewas di Maybrat Papua Barat
Berita Terkini
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved