Dianggap Jadul, Golkar Diminta Ubah Gaya Penampilan

Jum'at, 20 September 2019 - 20:54 WIB
Dianggap Jadul, Golkar...
Dianggap Jadul, Golkar Diminta Ubah Gaya Penampilan
A A A
JAKARTA - Partai Golkar diminta mengubah gaya penampilannya agar tidak digilas oleh perkembangan zaman. Pasalnya, partai berlambang pohon beringin itu dipandang sebagai partai jadul alias jaman dulu.

Wakil Koordinator bidang Pratama Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Bambang Soesatyo mengungkapkan bahwa pemilih milenial atau pemula di Pemilu Serentak 2019 lalu sebanyak 40%. Namun, kata dia, tidak sampai 5% pemilih milenial yang mencoblos Partai Golkar di Pemilu itu.

"Kalau kita enggak bisa baca tanda zaman dan pakai kacamata kuda, maka kita akan ditinggalkan oleh para pemilih muda," ujar Bambang Soesatyo dalam sambutannya di acara Diskusi Panel Merawat Golkar Sebagai Rumah Besar Kebangsaan (Indonesia) di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Maka itu, rebranding atau mengubah gaya penampilan dianggapnya perlu bagi Partai Golkar. "Kenapa kita enggak dipilih para milenial? Karena kita dianggap partai jadul, partai orang tua," tutur pria yang akrab disapa Bamsoet ini.

Adapun mengubah gaya penampilan itu bukan berarti mengubah lambang pohon beringin. "Kita harus rebranding. Kita harus merubah gaya penampilan kita. Bagaimana kita bisa rangkul kaum muda dengan pola pikir menonjolkan tokoh milenial yang ada," kata Ketua DPR RI ini.

Dia mengatakan, senior Partai Golkar cukup di belakang layar. "Tonjolkan yang muda. Raffi Ahmad misalnya, kita branding, dia adalah Golkar. Kalau kita tidak ingin dilindas dengan zaman," jelasnya.

Sedangkan cara mendekati kaum milenial, tambah dia, salah satunya yakni aktif di media sosial. "Kita perlu datang ke desa-desa menyapa konstituen, di sisi lain harus ada yang berselancar ke dunia maya," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved