Komisi II DPR Ikut Pemerintah Soal Pemekaran Papua

Rabu, 11 September 2019 - 13:56 WIB
Komisi II DPR Ikut Pemerintah...
Komisi II DPR Ikut Pemerintah Soal Pemekaran Papua
A A A
JAKARTA - Komisi II DPR akan mengikuti apapun kebijakan yang akan dibuat pemerintah terkait dengan usulan pemekaran Papua dan Papua Barat sebagaimana permintaan tokoh-tokoh Papua saat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/9/2019) kemarin.

“Urusan pemekaran ini sekarang ada di tangan pemerintah. Kemudian pemerintah melakukan moratorium sehingga kita ikuti apa yang disampaikan pemerintah. Kalau kemudian pemerintah membuka untuk pemekaran, ya kita enggak masalah,” ujar Ketua Komisi II DPR Zainuddin Amali kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Menurut Amali, bola dari pemekaran Papua dan Papua Barat ini bukan berada di Komisi II DPR melainkan ada di pemerintah. Sehingga, jika pemerintah hendak membuka moratorium atau tetap memoratorium, Komisi II akan ikuti keputusan pemerintah.

“Kami sifatnya menunggu saja. Kalau diusulkan pemekaran wilayah Papua ya kami kerjakan,” kata Amali.

Amali menjelaskan bahwa pemekaran setiap pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) menggunakan satu undang-undang (UU) khusus. Jadi, jika Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengatakan akan menggunakan UU Nomor 45 Tahun 1999 tentang Pembentukan Beberapa Provinsi dan Kabupaten di Irian, itu tidak bisa dilakukan.

“Kan semua pemekaran undang-undangnya sendiri loh. Misal Sulawesi Barat, Banten, Maluku Utara, terakhir Kalimantan Utara. Itu semua satu undang-undang sendiri,” terang Politikus Partai Golkar itu.

Ditanya apakah Papua memungkinkan untuk dimekarkan ke dalam beberapa provinsi, Amali kembali menambahkan bahwa pihaknya akan melihat terlebih dulu seperti apa usulan dari pemerintah.

“Ya kami lihat usulannya seperti apa. Kami ikut saja. Ini kan ranah eksekutif. Kalau misal perlu daerah otonomi baru itu ya eksekutif. Kami membahas apa yang diusulkan eksekutif,” tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Pendekatan Jokowi ke...
Pendekatan Jokowi ke Papua Harus Ditopang dengan Iklim Demokrasi
Heboh Negara Federal...
Heboh Negara Federal Republik Papua Barat, Punya KTP dan Presiden Sendiri
Tak Dibarengi Transisi...
Tak Dibarengi Transisi Administrasi dan Politik, Otsus Papua Harus Direvisi
Papua Sah dan Final...
Papua Sah dan Final Secara Hukum Internasional sebagai Bagian dari Indonesia
Kebijakan Terhadap Papua...
Kebijakan Terhadap Papua Harus Dievaluasi Total
Keluar dari Situasi...
Keluar dari Situasi Konflik di Papua
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved